Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Ini Pemenangnya

Sedang Trending 43 menit yang lalu

Jakarta -

JNE resmi menyelenggarakan puncak aktivitas penghargaan JNE Content Competition 2026 di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan. Ajang bergengsi ini menjadi penutup dari rangkaian kejuaraan nan telah menjadi panggung bagi para pembuat Indonesia untuk mengekspresikan talenta imajinatif mereka.

Tahun ini, antusiasme peserta nan sangat luar biasa dengan terkumpulnya 5.273 karya dari empat kategori lomba: karya tulis, foto, video, dan desain. Sebanyak 77 pemenang terpilih telah diumumkan pada 10 Juli 2026 lampau melalui situs JNEWS Online dan kanal media sosial resmi JNE.

Acara nan dipandu oleh MC Suci Patia ini berjalan penuh kehangatan. Hadir memberikan apresiasi, Ilham Akbar Habibie, selaku Chairman ILTHABI REKATMA, jejeran manajemen JNE, Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, serta SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, berbareng para pemenang dan majelis juri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya memandang semangat nan sangat luar biasa dari para pembuat muda Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar arena unjuk bakat, melainkan bukti nyata potensi penemuan bangsa nan sangat besar. Saya sangat mengapresiasi langkah JNE dalam membina produktivitas anak bangsa. Semoga kejuaraan ini terus menjadi wadah nan berkelanjutan, melahirkan talenta baru nan bakal membawa Indonesia lebih maju di masa depan," ujar Ilham Akbar Habibie, dalam siaran pers, Senin (27/7/2026).

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi peserta.

"Melihat lebih dari 5.273 karya imajinatif masuk dari seluruh penjuru Indonesia, kami merasa sangat terinspirasi. Di usia JNE nan ke-35 tahun, kami mengusung semangat 'Bergerak Bersama'. Melalui kejuaraan ini, kami mau merayakan beragam cerita, mulai dari perjuangan UMKM, konektivitas jarak, hingga kebahagiaan sederhana nan diantar dalam sebuah paket. Komitmen kami adalah terus menjadi bagian dari ekosistem imajinatif Indonesia, mendukung setiap talenta untuk terus tumbuh dan berbagi akibat positif," ujarnya.

Acara awarding ini menegaskan posisi JNE bukan sekadar perusahaan logistik, melainkan penyedia bagi pertumbuhan industri imajinatif nasional.

"JNE bakal terus menjadi jembatan bagi setiap perseorangan untuk mewujudkan aspirasi mereka menjadi karya nyata. Mari kita terus bergerak berbareng menciptakan lebih banyak lagi narasi positif untuk kemajuan negeri," lanjutnya.

JNE Content Competition sendiri telah memasuki jenis ke-13 sejak pertama kali diadakan pada tahun 2011. Tahun ini, tema "Bergerak Bersama, Beragam Cerita" menjadi gambaran reflektif perjalanan panjang JNE dalam bertumbuh berdampingan dengan pelanggan, pelaku UMKM, karyawan, hingga organisasi di seluruh negeri.

"Tema 'Bergerak Bersama, Beragam Cerita' bisa diterjemahkan dengan sangat emosional oleh para peserta. Banyak karya nan menyoroti sisi humanis dari setiap kiriman. Ini menegaskan bahwa di kembali setiap paket nan diantar, terdapat cerita tentang angan dan kasih sayang nan saling terhubung. Talenta imajinatif Indonesia sungguh luar biasa," ujar Maman Suherman, salah satu juri kategori Writing Nasional.

Kejutan spesial datang saat penganugerahan gelar 'Best of The Best'. Predikat ini diraih oleh Utomo Priyambodo (jurnalis National Geographic Indonesia) nan memenangkan Juara 1 Writing Jurnalis Regional Jakarta & Banten, serta Idris Prasetiawan (jurnalis Palopopos Fajar) nan meraih Juara 1 Photo Jurnalis Regional Sulawesi, Maluku & Papua. Keduanya mendapatkan bingkisan utama berupa perjalanan ibadah umrah.

"Ini adalah rezeki nan tak terduga. Karya saya tentang inspirasi jasa JNE nan menyentuh sisi kemanusiaan rupanya diapresiasi sejauh ini. Terima kasih JNE, ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus menulis dan memberikan kontribusi inspiratif melalui karya jurnalistik," ujar Utomo Priyambodo.

"Saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih. Kehadiran saya di aktivitas awarding ini memberikan pengalaman nan tak ternilai dan menjadi pemantik semangat saya untuk terus mengeksplorasi produktivitas di bagian foto," ujar pemenang kategori pelajar, Teza Syahrudin dari Universitas
Syiah Kuala Banda Aceh.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News