Para pemain PSIS Semarang tampil serius mengikuti latihan untuk mempersiapkan kejuaraan Liga Championship 2026/2027.(MI/Akhmad Safuan)
PSIS Semarang menunjukkan kesungguhan tinggi dalam menatap kejuaraan Liga Championship 2026/2027. Demi mengejar sasaran naik kasta ke level tertinggi sepak bola tanah air, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari jejeran pembimbing hingga komposisi pemain nasional dan asing.
Widodo C. Putro Jadi Nakhoda Baru
Langkah awal transformasi PSIS dimulai dengan penunjukan Widodo Cahyono Putro sebagai pembimbing kepala. Keputusan manajemen ini didasarkan pada rekam jejak mentereng Widodo nan baru saja membawa Garudayaksa FC menjuarai Liga 2 musim 2025/2026. Pengalamannya diharapkan menjadi fondasi kuat untuk membangun kembali kejayaan tim asal Jawa Tengah ini.
Dalam menjalankan tugasnya, Widodo bakal didampingi oleh tim kepelatihan nan solid, yakni:
- Asisten Pelatih: Agam Haris Pambudi dan Hamka Hamzah
- Pelatih Fisik: Gaselly Jun Panam
- Pelatih Kiper: I Komang Putra (tetap dipertahankan)
Agresivitas di Bursa Transfer
PSIS Semarang menjadi salah satu klub paling aktif di bursa transfer musim ini. Manajemen bergerak sigap mendatangkan pemain dari beragam klub tanah air untuk mengisi posisi-posisi krusial. Berikut daftar pemain baru nan sukses direkrut:
| Lini Depan | Hari Nur Yulianto, Syahrian Abimanyu, Komang Tri, Agus Nova, Ray Redondo |
| Lini Pertahanan | Andy Setyo, Akbar Arjunsyah, Amirul Amin Fisabillah, Abduh Lestaluhu, Nuri Fasya |
| Lini Tengah | Muammar Khadafi, Ricki Ariansah, Fitra Ridwan |
| Lini Serang | Lorensius Amanat Sabda, Ahmad Nufiandani, Bayu Fiqri, Deri Corfe, Jonathan Ezequiel Bustos |
Kombinasi Pemain Asing dan Pilar Lawas
Selain mendatangkan talenta lokal, PSIS melengkapi kuota pemain asingnya. Jonathan Ezequiel Bustos (Argentina) dan Deri Corfe (Inggris) menjadi rekrutan terbaru nan bakal bahu-membahu dengan Rafael de Sa Rodrigues (Raffinha) nan resmi dipertahankan.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Moch Reza Handhika, mengungkapkan bahwa bertahannya Raffinha didasarkan pada kontribusi positif sang pemain sejak musim lalu. "Manajemen memandang Raffinha tetap mempunyai kualitas nan dibutuhkan tim. Ia mencetak 4 gol dari 10 penampilan dan mempunyai etos kerja nan sangat baik," ujar Reza.
Untuk menjaga kedalaman skuad, PSIS juga tetap mempertahankan sejumlah pemain lawas seperti Krisna Sulistia Budianto, Taufan Hidayat, dan Habil Akbar. Kombinasi antara tenaga baru nan garang dan pemain lama nan sudah mengenal karakter tim diharapkan bisa mewujudkan ambisi Laskar Mahesa Jenar untuk naik kasta pada musim 2026/2027. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·