Adik Presiden Prabowo Subianto, Hasjim Djojohadikusumo, berbincang pada seminar nasional nan digelar PIKI.(Dok.Istimewa)
DEWAN Kehormatan Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) nan juga adik Presiden Prabowo Subianto, Hasjim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa program pembangunan 3 juta perumahan rakyat merupakan strategi besar transformasi bangsa nan diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pembangunan hunian layak dinilai sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Deklarasi Kedaulatan Kesehatan, nan diselenggarakan PIKI, di Bandung, Rabu (15/7). Ia menjelaskan bahwa pembangunan tidak bisa hanya terpaku pada satu sektor saja.
Menurutnya, kesehatan manusia sangat berjuntai pada kualitas lingkungan tempat tinggal. "Transformasi bangsa ini terdiri dari beberapa unsur, ialah kesehatan, perumahan, dan lingkungan. Karena kesehatan manusia itu kan tergantung pada lingkungan juga. Ada air bersih dan rumah nan layak huni," katanya.
Hasjim menekankan bahwa penyediaan perumahan nan layak, berpadu dengan akses kesehatan serta pendidikan nan mumpuni, merupakan prasyarat absolut untuk menciptakan generasi unggul di masa depan. Ketiga unsur tersebut menjadi satu kesatuan nan tidak terpisahkan dalam upaya pemerintah meningkatkan derajat hidup rakyat Indonesia.
"Ini semua untuk menciptakan dan membikin manusia kita unggul di tahun 2045. Tujuan kita Indonesia Emas dengan manusia nan unggul. Berarti ada kesehatan nan bagus, perumahan nan bagus, dan pendidikan nan bagus," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasjim juga menyinggung pentingnya perbaikan gizi melalui program makan bergizi cuma-cuma (MBG) sebagai bagian dari intervensi kesehatan. Ia memaparkan info mengenai tingginya nomor anak sekolah nan tidak sarapan serta prevalensi stunting di Tanah Air nan kudu segera dituntaskan.
Ia memastikan bahwa pemerintahan saat ini mempunyai komitmen kuat untuk melakukan pembenahan di beragam sektor. "Kita bakal memperbaiki hal-hal nan kurang baik, terutama kesehatan," katanya. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·