Prison of Husks mencuri perhatian di Future Games Show 2026. Game Soulslike bergaya retro ini menawarkan bumi misterius, pertarungan menantang, dan nuansa nostalgia era PS1.(steam)
AJANG Future Games Show kembali menjadi panggung bagi beragam pengumuman game menarik, mulai dari proyek indie ambisius hingga titel AAA nan paling dinantikan. Di antara deretan game nan mencuri perhatian, salah satu nan sukses membikin penasaran para fans adalah Prison of Husks, game action RPG bergaya Soulslike garapan studio independen Glass Head Dolls.
Dalam aktivitas tersebut, sang developer memperlihatkan trailer terbaru nan memberikan gambaran lebih jelas mengenai dunia, atmosfer, dan sistem pertarungan nan ditawarkan game tersebut.
Meski aliran Soulslike sudah dipenuhi banyak titel dalam beberapa tahun terakhir, Prison of Husks mencoba tampil berbeda dengan mengusung estetika visual nan mengingatkan pemain pada era game tahun 1990-an hingga awal 2000-an.
Dari cuplikan nan ditampilkan, game ini mengusung skematis bergaya retro dengan tekstur sederhana dan kreasi lingkungan nan terinspirasi oleh generasi awal game 3D. Pendekatan visual tersebut menghadirkan nuansa nostalgia nan kuat, seolah membawa pemain kembali ke masa ketika game RPG tindakan tetap mengandalkan atmosfer misterius dan eksplorasi nan menantang.
Dalam Prison of Husks, pemain bakal menjelajahi wilayah berjulukan Lithos Highlands alias Dataran Tinggi Lithos, sebuah kerajaan nan telah runtuh dan menyisakan beragam misteri kelam.
Di tengah kehancuran tersebut, pemain ditugaskan untuk mengungkap penyebab jatuhnya kerajaan. Sekaligus mencari sosok kekasih nan telah lama menghilang dan nasibnya tetap menjadi tanda tanya.
Layaknya game Soulslike pada umumnya, perjalanan tidak bakal mudah. Berbagai musuh rawan dan pertarungan menantang menunggu di setiap perspektif bumi permainan.
Glass Head Dolls menjanjikan sistem pertarungan nan mengutamakan ketepatan waktu dan strategi, termasuk sistem parry alias tangkisan nan memungkinkan pemain membalikkan keadaan saat menghadapi musuh nan kuat.
Selain itu, pemain juga dapat menyesuaikan style bermain melalui sistem perlengkapan berupa Rings dan Brooches. Beragam kombinasi item tersebut dapat digunakan untuk menciptakan build karakter nan sesuai dengan preferensi masing-masing pemain, baik nan mengutamakan serangan agresif, pertahanan tinggi, maupun pendekatan nan lebih seimbang.
Salah satu aspek nan paling ditekankan developer adalah kreasi bumi nan saling terhubung. Dalam keterangan resmi nan dibagikan berbarengan dengan trailer terbaru, Glass Head Dolls menyebut bahwa Prison of Husks berupaya menghadirkan kembali sensasi menjelajahi bumi nan padat, kompleks, dan penuh rahasia.
"Prison of Husks bermaksud untuk menangkap kembali keajaiban menjelajahi bumi nan padat dan rumit nan penuh dengan jalan pintas nan berputar kembali ke titik awal. Temukan rahasia di setiap sudut," tulis pengembang.
Konsep tersebut mengingatkan pada filosofi kreasi level nan menjadi karakter unik sejumlah game Soulslike klasik, di mana pemain secara perlahan membuka jalur baru, menemukan area tersembunyi, dan menghubungkan beragam letak melalui jalan pintas nan cerdas.
Atmosfer suram, eksplorasi nan penuh misteri, serta pendekatan visual retro membikin Prison of Husks menjadi salah satu game indie nan patut diperhatikan menjelang akhir tahun. Bagi fans Soulslike nan menginginkan pengalaman berbeda dari deretan game modern dengan skematis realistis, titel ini menawarkan pengganti nan unik dengan sentuhan nostalgia nan kental.
Saat ini, Prison of Husks dijadwalkan meluncur untuk PC melalui Steam pada akhir 2026. Pengembang juga telah mengonfirmasi bahwa jenis PlayStation sedang dalam tahap pengembangan. Namun, hingga saat ini belum ada tanggal rilis pasti nan diumumkan untuk kedua platform tersebut. (GameCreator UK/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·