Prancis Santai seusai Dikalahkan Pantai Gading

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Prancis Santai seusai Dikalahkan Pantai Gading para pemain Timnas Prancis(AFP)

TIM nasional (timnas) Prancis menolak membesar-besarkan kekalahan 1-2 dari Pantai Gading dalam laga uji coba menjelang Piala Dunia 2026. Les Bleus justru menilai hasil tersebut sebagai pengingat nan berfaedah sebelum memasuki turnamen.

Pada laga uji coba melawan Pantai Gading di Nantes, Jumat (5/6) awal hari, Prancis sempat unggul lebih dulu lewat gol Rayan Cherki menjelang turun minum. Namun, Pantai Gading bangkit pada babak kedua melalui Guela Doue dan Amad Diallo untuk membalikkan keadaan.

Meski kalah dari tim nan tidak difavoritkan, kubu Les Bleus tetap tenang. Gelandang Aurelien Tchouameni menegaskan hasil tersebut tidak perlu ditafsirkan berlebihan lantaran tim tetap berada dalam fase persiapan.

"Memang disayangkan kalah, tetapi kami tetap berada dalam tahap persiapan dan tetap percaya diri. Tidak ada konklusi nan perlu ditarik dari pertandingan ini, apalagi jika kami menang sekalipun. Kami bakal siap," kata Tchouameni.

Pelatih Didier Deschamps juga tidak memandang hasil itu sebagai pertanda jelek menjelang Piala Dunia. Menurutnya, kekalahan justru dapat menjadi pengingat agar para pemain tidak terlena oleh status mereka sebagai salah satu kandidat juara. "Ini menjadi pengingat, jika memang kami membutuhkannya, agar tidak merasa lebih dahsyat daripada kenyataannya," ujar Deschamps.

Meski demikian, pembimbing berumur 57 tahun itu mengakui timnya kehilangan kendali permainan setelah jeda. Berbagai pergantian pemain nan dilakukan pada babak kedua membikin ritme permainan menurun, sementara Pantai Gading tampil semakin agresif.

"Kekalahan tentu tidak pernah menyenangkan, meskipun kami melakukan banyak perihal baik pada babak pertama. Setelah turun minum kami membikin banyak perubahan, tetapi itu bukan alasan. Kami tidak bermain sebaik sebelumnya dan mereka mempunyai kecepatan nan merepotkan," katanya.

Dalam pertandingan tersebut, Prancis membuka kelebihan pada menit akhir babak pertama. Cherki melepaskan tendangan keras mendatar setelah melakukan tindakan perseorangan di dalam kotak penalti.

Namun kelebihan itu tak memperkuat lama. Guela Doue, kakak dari pemain internasional Prancis Desire Doue, menyamakan skor pada menit ke-53. Pantai Gading kemudian memastikan kemenangan lewat Amad Diallo pada menit ke-84. Winger Manchester United nan masuk sebagai pemain pengganti itu memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk menaklukkan kiper Prancis.

Laga itu juga menjadi malam nan kurang beruntung bagi kapten Prancis, Kylian Mbappe. Penyerang berumur 27 tahun tersebut kandas menambah koleksi gol internasionalnya dan tetap tertahan di nomor 56 gol, satu gol di bawah rekor pencetak gol terbanyak timnas Prancis milik Olivier Giroud.

Mbappe nan tampil untuk ke-97 kalinya berbareng Les Bleus akhirnya ditarik keluar saat jarak pertandingan. Prancis selanjutnya bakal menjalani satu laga pemanasan terakhir menghadapi Irlandia Utara di Lille sebelum memulai perjalanan mereka di Piala Dunia menghadapi Senegal. (Dhk/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑