Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tendean, Jakarta Selatan, nan roboh akibat ditabrak truk bakal dibangun kembali.
Meski anggaran pembangunan JPO tersebut belum tersedia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan empat skema pendanaan agar pembangunan dapat segera direalisasikan.
"Saya bakal mencarikan ruang apakah melalui APBD Perubahan, alias dana-dana CSR (Corporate Social Responsibility), alias dana-dana KLB (Koefisien Lantai Bangunan), alias kami mengundang strategic mitra untuk membangun itu," kata Pramono di Jakarta, dikutip Kamis (16/7/2026).
Pramono mengatakan, keberadaan JPO di area Tendean sangat dibutuhkan mengingat lokasinya merupakan area padat aktivitas masyarakat. Karena itu, pembangunan kembali JPO menjadi prioritas meski sumber pendanaannya tetap dalam tahap pembahasan.
"Tetapi nan jelas, lantaran letak itu adalah letak nan sangat padat dan strategis, kudu segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Jadi, itu nan paling penting," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus memantau perkembangan pasca-insiden nan menyebabkan JPO roboh. Menurutnya, arus lampau lintas di area tersebut baru kembali normal setelah proses pemindahan selesai dilakukan.
"Saya mengikuti dengan saksama perkembangan nan ada," ucap Pramono.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·