Jakarta -
Gubernur Jakarta Pramono Anung melayat ke rumah duka korban meninggal saat tindakan rusuh terjadi di Pejompongan, Jakarta, kemarin. Kedatangan Pramono disambut langsung istri korban.
Pantauan detikcom di Jalan Pejompongan Raya RT 002 RW 06, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/8/2026), selepas Magrib, Pramono datang mengenakan baju kemeja hitam dan peci. Dia didampingi Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.
Sesampai di rumah korban, Pramono langsung bersalaman dan mengucapkan belasungkawa kepada family korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono menguatkan family korban nan ditinggalkan. Pramono pun berbincang dengan family korban selama 30 menit. Seusai dari melayat, Pramono langsung meninggalkan rumah duka.
Sebelumnya, polisi menerima laporan adanya seorang penduduk meninggal saat tindakan rusuh terjadi di Pejompongan, Jakarta, kemarin. Pihak kepolisian membantu melakukan pemindahan setelah menerima laporan tersebut.
"Jadi berasal dari adanya info masyarakat kepada pihak kepolisian. Kita mengetahui bahwa di letak itu tetap terjadi kerusuhan, sehingga Polri pun untuk melakukan pemindahan kudu memandang menghitung pemindahan tersebut kondusif bagi petugas nan melakukan evakuasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (28/8).
Setelah letak aman, kata Budi, Biddokes Polda Metro mengevakuasi korban nan saat itu sudah dalam kondisi pingsan. Namun nahas, korban dinyatakan meninggal bumi saat ditangani master di RS TNI AL Mintohardjo.
Pada pukul 23.30 WIB, korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan proses identifikasi. Pihak family menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban.
"Setelah dilakukan identifikasi dilakukan penyelenggaraan visum tadi pagi kami juga berjumpa pihak family almarhum, anak kandung nan berkepentingan tidak bersedia dilakukan autopsi. Kami tetap melakukan mengusulkan permohonan untuk dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. Ini juga ditolak pihak family dan sudah mengeluarkan surat pernyataan," jelasnya.
Budi menambahkan polisi belum bisa meminta keterangan pihak family korban lantaran tetap dalam kondisi berduka. Polisi menegaskan peristiwa ini menjadi pembelajaran agar semua pihak menciptakan ruang kondusif saat tindakan unjuk rasa.
(bel/idn)
4 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·