Pramono Bakal Terbitkan Pergub Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Pramono Bakal Terbitkan Pergub Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)

JAKARTA - Imam Besar Forum Betawi Rempug (FBR) Lutfi Hakim meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi. Regulasi tersebut dinilai krusial untuk memberikan perlindungan dan kepastian norma terhadap aktivitas serta pelestarian budaya Betawi.

Lutfi mengatakan, Jakarta bakal genap berumur lima abad. Menurutnya, masyarakat Betawi sejak dulu tidak pernah takut terhadap perubahan. Bahkan, masyarakat Betawi lahir dari perjumpaan dan tumbuh lantaran keterbukaan.

"Tapi, izinkan saya menyampaikan satu kegelisahan. Apa makna sebuah kota dunia andaikan anak-anak kandungnya kehilangan rasa memiliki? Apa makna gedung-gedung nan menjulang tinggi mencakar langit andaikan akar kebudayaannya perlahan menghilang? Apa makna kemajuan ekonomi andaikan kebudayaan hanya menjadi hiasan pada seremoni tahunan?" kata Lutfi saat berpidato dalam aktivitas Milad ke-25 FBR di area Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Meski demikian, Lutfi berambisi masyarakat Betawi tetap bangga terhadap budayanya. Ia pun meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera menerbitkan Pergub tentang Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi.

"Hari ini kami tidak meminta sesuatu nan berlebihan. Kami hanya berambisi agar amanah undang-undang betul-betul diwujudkan melalui hadirnya Peraturan Gubernur tentang Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi," katanya.

Menurut Lutfi, izin tersebut merupakan ikhtiar besar untuk melestarikan budaya Betawi. "Mengapa pergub ini begitu krusial bagi kami? Karena di dalam lembaran-lembaran kertas tersebut mengalir urat nadi perlindungan budaya dan ekonomi budaya masyarakat kita, betul?" ucapnya.

"Ini bukan sekadar izin di atas kertas, Pak Gubernur. Pergub ini adalah payung norma nan melindungi sanggar-sanggar budaya kita, menghidupkan pengrajin, seniman, budayawan, dan membuka lapangan kerja bagi anak-anak Betawi agar mereka bisa berdikari secara ekonomi lewat jalur pelestarian dan pengembangan budaya mereka sendiri," tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com