Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan taklimat nan dihadiri seluruh pembantunya di Kabinet Merah Putih, termasuk kepala badan hingga pemimpin BUMN.
Dalam taklimat tersebut, Prabowo menyinggung soal kritik berkali-kali terhadap pemerintah seraya menganalogikannya dengan situasi sikap-sikap penduduk desa dalam gotong royong membangun jembatan. Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan kondisi Indonesia saat ini kondusif di tengah gejolak dunia, salah satunya akibat perang di Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut pejuang Iran keras kepala untuk mempertahankan negaranya. Mulanya dia bercerita soal dirinya nan kadang disebut pengkritik keras kepala.
"Kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan agar kita waspada. 'Prabowo bodoh', saya waspada, 'kalau saya bodoh, artinya saya kumpulin orang pandai bantu saya" ujar Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4) siang.
"...'Prabowo keras kepala', ya saya kudu terima itu sebagai--coba pegang kepala saya keras enggak," lanjutnya berseloroh.
Setelah itu dia kemudian menyinggung soal Iran nan saat ini sedang menghadapi Amerika Serikat (AS) dan Israel.
"Kadang-kadang, keras kepala dalam suatu kerjaan dibutuhkan sekarang. Orang katakan rakyat Iran keras kepala, pejuang keras kepala bolak kembali diancam, tapi saya tidak ikut politik dalam negeri orang lain," imbuhnya.
Dia juga lampau menyinggung soal pendiri bangsa Indonesia nan keras kepala melawan kolonialisme bangsa asing.
"Dulu pendiri bangsa kita keras kepala lebih baik meninggal daripada dijajah kembali," katanya.
"Merah Putih nilai mati, enggak ada itu urusan," imbuhnya.
Oleh lantaran itu, Prabowo menekankan bahwa pihaknya kudu menghadapi kritik dengan sikap tenang dan arif.
"Jadi saudara-saudara, kita sikapi dengan ketenangan, dengan kearifan tapi prinsip-prinsip kita pegang teguh ialah prinsip bernegara, tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa undang-undang dasar, tanpa konstitusi," kata Prabowo.
Taklimat adalah pertemuan alias rapat nan diadakan untuk menyampaikan info tentang rumor alias situasi mutakhir.
Sebelumnya pada Rabu pagi tadi, Prabowo mengumpulkan seluruh jejeran kementerian/lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya mengatakan mereka nan datang kelak meliputi jejeran menteri Kabinet Merah Putih beserta seluruh Eselon 1 di Kementerian/Lembaga.
Selain itu, dia menyampaikan seluruh Dirjen/Deputi serta para Direktur Utama BUMN juga hadir.
"Nanti Pukul 14.00 di Istana. Bapak Presiden mengumpulkan seluruh personil Kabinet Merah putih beserta seluruh Eselon 1 K/L, seluruh Dirjen/Deputi serta para Dirut BUMN," kata Teddy lewat pesan singkat.
Terpisah saat dikonfirmasi pertemuan hari ini juga dibenarkan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko.
"Pemaparan kondisi ekonomi makro oleh Presiden, Gubernur BI [Bank Indonesia], dan lain-lain," ucap Budiman.
Pada siang ini, terlihat para pejabat itu duduk rapi mendengarkan taklimat Prabowo. Mereka tampak seragam mengenakan busana putih, duduk mendengarkan taklimat Prabowo yang disampaikan di atas podium kenegaraan.
(mnf/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·