Prabowo: Perdagangan Digunakan Jadi Senjata, Sistem Keuangan Terpecah

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengatakan saat ini bumi masuk dalam keadaan nan sulit. Fragmentasi politik bumi membikin sistem ekonomi dunia terpecah belah.

Dia bilang dewasa ini perdagangan ekspor impor saat ini seringkali menjadi senjata. Bahkan sistem finansial saja bisa terpecah belah berasas letak geografis.

"Kita berjumpa pada masa nan sulit. Saat ini perdagangan acapkali digunakan sebagai senjata. Rantai pasok dibentuk kembali berasas kecurigaan. Keuangan terpecah berasas geografi," beber Prabowo dalam pidatonya di Eastern Economic Forum, Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya sekarang semua pihak tak bisa hanya berjuntai pada suatu sistem dunia nan besar, misalnya saja dalam sistem finansial dunia untuk bisa mencapai ketahanan, bumi memerlukan lebih dari satu sistem nan berfungsi.

"Kita tidak boleh berjuntai pada satu arsitektur finansial lantaran jika satu sistem terganggu, sistem lain kudu tetap bisa memfasilitasi aliran biaya nan menjaga perdagangan tetap melangkah Tanpa saluran pembayaran dan penyelesaian transaksi nan dapat diandalkan, perdagangan itu sendiri dapat lumpuh," beber Prabowo.

Dia bilang dirinya bukan menyerukan untuk menggantikan satu sistem dengan sistem lainnya, melainkan memastikan bahwa sistem finansial dunia lainnya dapat beraksi berdampingan dengan pengaturan nan sudah ada.

"Hal ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan, stabilitas, dan kepercayaan dalam perdagangan internasional," pungkas Prabowo.

(hal/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance