Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat ikut mengawasi penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama jika menemukan dugaan penyelewengan dalam program strategis pemerintah tersebut.
Prabowo mempersilakan masyarakat melaporkan dugaan penyelewengan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) alias langsung kepadanya melalui media sosial TikTok. Ia berjanji bakal segera mengirim tim untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
"Laporkan ke Kepala BGN. Kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang. Ngomong di TikTok. Langsung saya kirim tim untuk selesaikan. Enggak usah susah-susah, nomor telepon ini," kata Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).
Menurut Prabowo, masyarakat sekarang semakin mudah mengawasi jalannya program pemerintah lantaran didukung perkembangan teknologi.
"Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh. Rakyat punya gadget. Tapi memang ya, orang mau maling ada aja. Gue heran juga," ujarnya.
Prabowo juga menyinggung beragam modus nan diduga dilakukan oknum untuk mengurangi porsi makanan dalam program MBG. Salah satunya dengan memotong satu ekor ayam menjadi 22 bagian.
Menurut dia, satu ekor ayam umumnya dipotong menjadi delapan hingga 12 bagian sehingga kandungan gizi dan protein nan diterima tetap sesuai.
"Negara kaya itu jika kita, satu ayam dipotong delapan alias sepuluh. Paling mini dua belas. Jangan pula dipotong delapan belas alias dua puluh dua," jelas Prabowo.
"Disangka kita enggak ngerti. Ayam dipotong 10, 12, ayam dipotong dua puluh, terlihat makanya ayamnya sedikit-sedikit," sambungnya.
Selain itu, Prabowo meminta Kepala BGN untuk memeriksa dugaan praktik tersebut. Ia juga mengingatkan agar menu MBG tidak menyajikan telur dadar lantaran berpotensi dicampur dengan bahan lain.
"MBG jangan bikin telur dadar. Telur rebus, ceplok. Kalau dadar biasanya dicampur macam-macam itu, bisa empat orang makan satu ayam. Apalagi itu scrambled egg, orek. Nanti oreknya sedikit lagi ya," pungkasnya.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·