Felldy Utama
, Jurnalis-Kamis, 24 September 2026 |16:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)
JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah mahir dan akademisi untuk menggelar Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (24/9/2026) sore ini.
Arif menyampaikan, pembahasan utama dalam Ratas ini berfokus pada dua perihal penting, salah satunya ialah penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lahan gambut.
"Hari ini kita diundang untuk membahas masalah gambut. Jadi gambut ini ada dua hal. Pertama tentu masalah Karhutla nan kudu kita selesaikan," kata Arif saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Pembahasan kedua, kata dia, mengenai dengan tata kelola mengenai pemanfaatan berkepanjangan lahan gambut itu sendiri. Berdasarkan data, tutur Arif, area hidrologis gambut di Indonesia mencapai 24 juta hektare.
Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) nan berlaku, pemanfaatan area gambut ditetapkan maksimal 70 persen, sementara kegunaan lindungnya minimal 30 persen.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·