Prabowo Janjikan Bintang Jika Swasembada Energi Tercapai dalam 2 Tahun

Sedang Trending 42 menit yang lalu
Presiden Prabowo Subianto berpidato saat peluncuran Program PLTS 100 GWp di Kab. Jembrana, Selasa (25/8/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menjanjikan penghargaan berupa tanda kehormatan kepada tim daya pemerintah jika sasaran swasembada energi sukses dicapai lebih sigap dari sasaran awal.

Janji tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan dan melakukan groundbreaking program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp). Dalam pidatonya, Prabowo menargetkan pembangunan 100 GW pembangkit listrik tenaga surya dapat direalisasikan dalam tiga tahun.

Namun, Prabowo kemudian meningkatkan tantangan tersebut. Ia menilai sasaran tiga tahun bukan sesuatu nan mustahil, dengan memandang keberhasilan pemerintah mencapai sasaran swasembada pangan lebih sigap dari waktu nan ditetapkan.

“Dulu sesuai swasembada pangan saya beri sasaran 4 tahun tim ekonomi tim pertanian tim pangan sukses 1 tahun berfaedah jika saya kasih sasaran 3 tahun untuk tim energi, ya, enggak lah. 2 tahun lah jika sukses 2 tahun tim daya dapat bintang lagi saya kasih,” kata Prabowo, Selasa (25/8).

Prabowo mengatakan kapabilitas seluruh listrik Indonesia saat ini berada di sekitar 88 GW, nan berasal dari beragam sumber energi, mulai dari batu bara, minyak, gas, hingga panas bumi. Karena itu, pembangunan PLTS 100 GW dinilai sebagai langkah besar untuk memperkuat fondasi daya nasional.

“100 gigawatt kita bakal betul-betul menjadi bangsa nan berdiri di atas kaki kita sendiri,” ungkapnya.

Target tersebut juga ditempatkan dalam kerangka swasembada daya nan lebih luas. Prabowo menyatakan Indonesia kudu mengurangi apalagi menghentikan ketergantungan terhadap impor energi.

Ia menyinggung potensi panas bumi, temuan ladang gas, serta upaya meningkatkan produksi minyak. Pemerintah, kata dia, kudu terus mendorong kenaikan lifting minyak agar ketergantungan terhadap impor dapat dihentikan.

“Kita tidak boleh impor lagi satu barel pun minyak kita tidak boleh impor lagi insyaallah dalam waktu sesingkat-singkatnya satu tabung LPG pun kita tidak boleh impor lagi,” tutur dia.

Presiden Prabowo menyanyikan Indonesia Raya saat peluncuran Program PLTS 100 GWp, Kab. Jembrana, Selasa (25/8/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta jejeran pemerintah dan perusahaan negara memastikan sasaran pembangunan daya tersebut berjalan. Menteri ESDM diminta siap menjalankan target, sementara jejeran terkait, termasuk PLN dan Pertamina, diminta mendukung pelaksanaannya.

Prabowo menekankan bahwa pemerintah saat ini mau lebih banyak berbincang melalui hasil nyata. Ia mengatakan keberhasilan program pemerintah sebelumnya menjadi argumen untuk memberikan sasaran nan lebih tinggi kepada sektor energi.

Selain persoalan energi, Prabowo dalam pidatonya juga mengaitkan keahlian negara menjalankan program besar dengan pengelolaan finansial negara. Ia menegaskan seluruh aset dan kekayaan bangsa kudu dikelola secara baik, jujur, serta dengan rasa tanggung jawab.

Menurut dia, pemberantasan korupsi menjadi bagian krusial untuk memastikan sumber daya negara dapat digunakan bagi kepentingan rakyat. Ia menilai kebocoran anggaran nan sukses dihentikan dapat memperkuat keahlian pemerintah membiayai beragam kebutuhan negara.

Prabowo juga menyinggung capaian sejumlah BUMN nan disebutnya mengalami peningkatan keahlian dalam waktu kurang dari dua tahun. Ia mengaitkan perubahan tersebut dengan kepemimpinan dan pengelolaan nan lebih baik.

“Ini lantaran kepimpinan ini lantaran leadership ini lantaran ketua danantara ini lantaran jujur punya rasa cinta tanah air nan besar,” tegasnya.

Peluncuran PLTS 100 GW pun menjadi salah satu proyek nan ditempatkan Prabowo sebagai bukti kesungguhan pemerintah membangun kemandirian nasional. Ia meminta seluruh jejeran bekerja sigap agar sasaran nan semula dipatok tiga tahun bisa dicapai dalam dua tahun.

Jika sasaran itu betul-betul tercapai, Prabowo telah menjanjikan “bintang” bagi tim energi, sebagaimana penghargaan nan dia sebut bakal diberikan kepada tim nan sukses mencapai sasaran lebih cepat.

“Kalau sukses 2 tahun tim daya dapat bintang lagi saya kasih,” pungkasnya.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan