Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Prabowo Subianto mengaku, argumen penghasilan pembimbing dan PNS tetap kurang layak, lantaran duit negara terus dicuri pihak tak bertanggung jawab nan kemudian sangat berakibat pada anggaran negara. Prabowo menyebut, berasas kalkulasi sejumlah ahli, potensi kerugian akibat kebocoran tersebut mencapai Rp 2.500 triliun.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Rabu, 24/06/2026) berikut ini.
Add
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·