Felldy Utama
, Jurnalis-Jum'at, 24 Juli 2026 |08:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan, bahwa dia berkomitmen untuk menyelamatkan anggaran negara nan bocor. Prabowo kemudian menyinggung adanya praktik rasuah berupa penggelembungan nilai dari setiap pembelian nan dilakukan lembaga Pemerintah.
Demikian disampaikan Prabowo saat memberikan pidato di aktivitas peringatan Harlah ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam.
"Saya mau tutup ini asal-asalan dari banyak pihak. Ya kita kudu introspeksi. Kita sudah tahu, ibu-ibu, bapak-bapak, walaupun di wilayah semua sudah tahu apa nan terjadi. Benar kan?" kata Prabowo.
"Setiap pembelian dari lembaga pemerintah selama ini pasti harganya digelembungkan. Benar? Benar? Ibu-ibu tahu. Apa saja. Kadang-kadang digelembungkannya gila-gilaan," ujarnya melanjutkan.
Prabowo menyebut kebocoran anggaran bisa mencapai Rp.1000 triliun. Kebocoran inilah, kata dia, nan sedang dilakukan pemerintahannya.
"Anggaran negara adalah 270 miliar dolar, Rp3.700 triliun kurang lebih. Jadi jika 30 persen bocor, artinya lebih Rp1.000 triliun bocor. Ini sedang saya hentikan," tuturnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·