Populasi Kendaraan di Indonesia Tembus 27,3 Juta Unit, Pasar Suku Cadang Diyakini Cerah

Sedang Trending 21 jam yang lalu

Populasi Kendaraan di Indonesia Tembus 27,3 Juta Unit, Pasar Suku Cadang Diyakini Cerah

Populasi Kendaraan di Indonesia Tembus 27,3 Juta Unit, Pasar Suku Cadang Diyakini Cerah (Okezone/Erha A Ramadhoni)

JAKARTA - Industri otomotif Indonesia mempunyai potensi besar bagi industri suku cadang. Pasalnya, populasi kendaraan di Indonesia saat ini tembus 27,3 juta unit. 

1. Industri Aftermarket

Jumlah tersebut sangat besar. Ini menjadi potensi bagi industri aftermarket untuk terus tumbuh. 

Melihat kondisi ini, komponen otomotif global, ZF Group, ekspansi di Indonesia. Ekspansi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan menunjuk PT Mitra Kencana Nusantara (MKN) sebagai pemasok tunggal untuk lini produk premiumnya, TRW, di Indonesia.

Langkah ini kelanjutan dari keputusan ekspansif ZF nan telah mengakuisisi TRW ASEAN sejak 2022. Kemitraan dengan MKN ini sebagai bagian dari membidik pasar Independent Aftermarket (PC IAM) Indonesia nan nilainya ditaksir mencapai nomor fantastis. 

Vice President of ZF Aftermarket and Head of Asia Pacific, Teoh Chee How, menegaskan Indonesia merupakan motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di area Asia Tenggara. Dengan total populasi kendaraan melangkah (Vehicle in Operation/VIO) mencapai 27,3 juta unit, dengan 20,9 juta di antaranya merupakan kendaraan penumpang – Indonesia menempati eselon teratas dalam prioritas dunia ZF Group. ZF mau memaksimalkan potensi ini dengan menggandeng MKN.

"Tujuan utama dari MoU ini adalah membangun sinergi kuat untuk mendominasi pasar domestik dan memaksimalkan waktu jalan kendaraan (mobility uptime) konsumen. Kami memilih MKN lantaran rekam jejak dan jaringan pengedaran regionalnya nan sangat kuat," ujar Country Head of ZF Aftermarket Indonesia, Benny Liem, di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Suku cadang Suku cadang

TRW memperkenalkan sejumlah produk seperti brake pad (kampas rem), disk brake (piringan rem/cakram)  dan shock absorber (peredam kejut/suspensi). Suku cadang TRW disebut diproduksi dengan standar nan setara dengan suku cadang original (OEM), tapi dialokasikan untuk pasar aftermarket.

"Produk kami tidak dibuat secara generik, melainkan melalui proses pengetesan ekstrem dan telah divalidasi spesifik agar cocok dengan 92 persen populasi mobil pabrikan Jepang di Indonesia, disesuaikan dengan beban kerja jalanan tropis dan bergelombang," tutur Benny Liem.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com