Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Direktur Penindakan Kortastipidkor, Brigjen Pol. Robertus Yohanes De Deo, menjelaskan modus nan ditemukan oleh interogator ialah dugaan manipulasi arsip batu bara.

"Kemudian manipulasi mengenai dengan jumlah batu bara nan dipasok ke PLTU, serta dugaan penyimpangan nan mengakibatkan pembayaran alias nilai perjanjian tidak sesuai dengan kondisi pasokan nan sebenarnya alias nan riil," ungkap dia.

Menurutnya, perbuatan tersebut mengakibatkan terganggunya pasokan batu bara. Kemudian, kondisi ini berakibat terhadap blackout alias pemadaman listrik di beberapa wilayah di Indonesia, seperti sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jabodetabek.

Selain itu, De Deo mengatakan kondisi tersebut berakibat kepada kerugian ekonomi. Dia mengungkap, diindikasikan telah terjadi kerugian negara kurang lebih Rp 5 triliun. Meski begitu, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit secara resmi.

Selanjutnya, kata De Deo, interogator bakal melakukan langkah-langkah lanjutan, seperti pemeriksaan para saksi, permintaan keterangan ahli, penyitaan dokumen, info elektronik, maupun peralatan bukti lain, penelusuran aliran biaya dan aset, serta pendalaman keterlibatan pihak lain, baik secara perseorangan maupun korporasi berasas perangkat bukti.

Dia menegaskan, Kortastipidkor berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, akuntabel, dan berasas perangkat bukti. Selain itu, pihaknya bakal bekerja-sama dengan Bareskrim Polri, BPK RI, hingga PPATK.

"Penyidikan bakal dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap seluruh perkara, seluruh pihak nan bertanggung jawab, serta mengoptimalkan upaya asset recovery guna memulihkan kerugian finansial negara dan alias perekonomian negara," jelasnya.

De Deo juga mengimbau kepada seluruh pihak, nan mengetahui fakta-fakta mengenai dengan perkara ini untuk bersikap kooperatif. Dengan begitu, info nan diberikan dapat membantu proses penyidikan.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita