Politisi PKS Sebut Ada Bekingan di Balik Parkir Liar Jakarta

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Belum lama ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah baru untuk menangani parkir liar, termasuk keberadaan ojek online (ojol) nan menunggu penumpang di badan jalan.

Salah satu upayanya adalah mendorong penyediaan shelter di area gedung perkantoran, sekaligus mengkaji relaksasi parkir sebagai akomodasi pendukung aktivitas pengemudi.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS M Taufik Zoelkifli (MTZ) pun angkat bicara. Menurut dia, persoalan parkir liar sudah dibahas melalui Panitia Khusus (Pansus).

"Kalau soal parkir liar, pansusnya sudah dua kali. Periode lampau ada pansus, sekarang juga ada. Baik jika Dishub melakukan penertiban parkir liar. nan terutama juga kudu diperhatikan adalah parkir di mal dan gedung-gedung parkir. Ini kaitannya dengan Bapenda dan pajak," ujar MTZ di Balai Kota Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menurut dia, temuan pansus sebelumnya menunjukkan parkir liar itu sudah ada pihak nan membekingi.

"Temuan pansus sebelumnya, nan kebetulan saya ikut, menunjukkan parkir liar itu ada backing-nya. Selain itu ada juga parkir di gedung, mal, bioskop, dan tempat lain nan menggunakan operator parkir, tetapi pajaknya tidak sesuai dengan jumlah kendaraan nan masuk," kata MTZ.

"Jadi Unit Perparkiran Dishub kudu memandang itu. Bekerja sama dengan Bapenda agar parkir-parkir besar betul-betul bayar pajak sesuai jumlah kendaraan," ucap MTZ.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑