Polisi mengungkap penyebab ambruknya tribun penonton VIP dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (25/7).
Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus P. Silalahi mengatakan, berasas hasil penyelidikan sementara, tribun nonpermanen nan terbuat dari rangka besi tersebut mengalami pergeseran setelah sejumlah penonton berkumpul di titik tertentu.
"Temuan nan kami dapatkan adalah adanya aktivitas selebrasi nan dilakukan oleh pemain alias drifter, ialah membagikan alias melemparkan kaus. Sehingga visitor nan berada di tribun VIP berkumpul tidak beraturan. Akibatnya, beban antara satu titik dengan titik lainnya menjadi tidak seimbang lantaran terjadi desak-desakan," ujar Petrus kepada wartawan, Senin (27/7).
Menurut Petrus, penumpukan penonton tersebut terjadi lebih dari satu kali. Kondisi itu diduga membikin salah satu bagian tribun mengalami pergeseran hingga akhirnya tidak bisa menahan beban.
"Itu berulang. Saat pelemparan alias pembagian kaus terjadi lebih dari satu kali, sehingga mengakibatkan tribun nonpermanen mengalami pergeseran, bergoyang, dan kemudian roboh," jelasnya.
Ia mengungkapkan, pada hari pertama penyelenggaraan Kejurnas Drift, Sabtu (25/7), tribun VIP nan mempunyai kapabilitas sekitar 250 orang tetap dalam kondisi aman.
"Kapasitas tribun itu hingga 250 orang. Itu sudah dicoba pada hari Sabtu, lantaran aktivitas berjalan sampai malam," kata Petrus.
Selain itu, Petrus menyebut pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan rapat koordinasi dengan penyelenggara mengenai pengamanan aktivitas tersebut.
"Kami sudah melakukan rapat koordinasi pengamanan sebelumnya dengan pihak mereka. Beberapa kali kami juga melakukan pemeriksaan, termasuk mengecek letak dan panggung maupun struktur nonpermanen nan digunakan," pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·