Polisi Ungkap Modus Kecurangan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU Berau

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Polisi Ungkap Modus Kecurangan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU Berau Tim Gabungan temukan truk dengan nopol lebih dari satu diduga melanggar pembelian BBM subsidi jenis solar pada salah satu SPBU di Berau(ist)

JAJARAN Kepolisian Resor (Polres) Berau, Kalimantan Timur berbareng tim campuran lintas lembaga menemukan indikasi pelanggaran dalam pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) saat melakukan operasi pengawasan dan menindak segala corak penyalahgunaan BBM Subsidi, guna menjamin kewenangan masyarakat dan memastikan pengedaran BBM bersubsidi tepat sasaran serta melangkah sesuai regulasi. 

“Benar, dalam pengawasan di lapangan, tim campuran menemukan adanya indikasi kuat kecurangan nan dilakukan oleh oknum konsumen saat melakukan pembelian BBM bersubsidi jenis Bio Solar,” ungkap Kasat Reskrim Polres Berau AKP Muhammad Fajri, Senin (22/6).

Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya indikasi manipulasi di mana konsumen kedapatan mempunyai dan menggunakan beberapa barcode pengisian sekaligus. 

Melalui modus operandi tersebut, oknum konsumen diduga kuat mencoba mengelabui sistem agar dapat melakukan pengisian BBM bersubsidi melampaui kapabilitas standar secara berkali-kali (ngetap) dengan berpindah-pindah letak di beberapa SPBU.

“Modus seperti ini sangat merugikan masyarakat luas lantaran menyedot jatah BBM subsidi nan semestinya diperuntukkan bagi nan berhak. Penggunaan barcode dobel alias lebih dari satu kartu ini menjadi perhatian serius kami untuk segera ditertibkan,” tukasnya.

Ia menuturkan, sebagai langkah mitigasi jangka panjang dan penyelesaian masalah dari hulu ke hilir, Polres Berau menegaskan tidak bakal berakhir pada pengawasan di lapangan saja. Guna menghentikan praktik kecurangan ini secara total, kepolisian bakal segera menginisiasi pertemuan strategis dengan seluruh pemangku kepentingan.

Diterangkannya, penegakan patokan ini diwujudkan melalui operasi pengawasan ketat nan digelar oleh tim campuran pada Senin pagi. Operasi tersebut menyasar sejumlah SPBU di seputaran wilayah Kecamatan Tanjung Redeb, Kecamatan Teluk Bayur, hingga Kecamatan Sambaliung.

Dalam operasi tersebut, tim campuran nan terdiri dari personel Polres Berau, jejeran Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) TNI AD Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), serta perwakilan Pertamina ini, melakukan pengecekan mendalam terhadap aktivitas pengisian bahan bakar oleh konsumen.

Sebagai tindak lanjut dan respons sigap atas temuan ini, dalam waktu dekat ini pihaknya bakal segera melaksanakan rapat koordinasi (rakor) unik berbareng dengan seluruh pengelola SPBU, Pertamina, serta lembaga mengenai lainnya. 

“Kami mau menyamakan persepsi, memperketat sistem pengawasan internal dalam pencocokan barcode di SPBU, dan merumuskan hukuman tegas bagi siapa saja nan terbukti bermain-main dengan BBM bersubsidi ini,” pungkasnya. (EM)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia