Proses pemindahan korban, Minggu (24/5).(MI/Marianus)
APARAT kepolisian resmi menutup total lokasi wisata Air Terjun Cunca Wulang di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai Minggu (24/5). Langkah tegas ini diambil menyusul tragedi ambruknya jembatan gantung kayu nan menewaskan dua visitor asal Austria.
Penutupan sementara ini dilakukan untuk kepentingan investigasi mendalam serta mencegah akibat kecelakaan serupa bagi visitor lain. Dua korban jiwa dalam kejadian ini teridentifikasi berjulukan Jurgen, 54 dan Astrid, 56.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita saat kedua korban sedang melakukan aktivitas trekking dengan didampingi pemandu lokal. Berdasarkan info di lapangan, sebelum kejadian terjadi, korban sempat meminta untuk direkam video saat melangkah di atas jembatan gantung kayu tersebut.
Namun, baru beberapa meter melangkah, struktur kayu jembatan mendadak patah dan ambruk. Kedua korban terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter ke dasar sungai nan dipenuhi bebatuan. Benturan keras menyebabkan keduanya meninggal bumi di letak kejadian.
Tim SAR campuran berbareng personel Polres Manggarai Barat kudu berjuang melakukan pemindahan di medan nan terjal dan licin sebelum akhirnya membawa jenazah korban ke RS Pratama Komodo untuk pemeriksaan medis.
Status Investigasi:
Polisi telah memasang garis polisi (police line) di area jembatan dan menutup akses masuk area wisata guna menjaga sterilisasi letak selama proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dugaan Kelalaian Pengelola
Kapolres Manggarai Barat, Christian Kadang, menegaskan bahwa pihaknya memberikan prioritas penuh pada penanganan kasus ini. Fokus utama penyelidikan adalah memeriksa kondisi teknis jembatan dan mencari kemungkinan ada unsur kelalaian dalam pengelolaan akomodasi wisata.
"Kami tidak main-main dengan keselamatan visitor nan berjamu ke wilayah Manggarai Barat. Saat ini tim sedang melakukan olah TKP untuk memeriksa kondisi teknis jembatan nan ambruk," tegas Christian Kadang.
Penyidik dijadwalkan bakal memanggil pihak pengelola untuk dimintai keterangan mengenai standar operasional prosedur (SOP) keselamatan serta agenda pemeliharaan prasarana wisata di letak tersebut.
Koordinasi Internasional
Mengingat status Manggarai Barat sebagai lokasi wisata internasional, Polres Manggarai Barat sekarang berkoordinasi intensif dengan Divisi Hubungan Internasional Polri dan Kedutaan Besar Austria di Jakarta.
"Kami terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Austria mengenai proses administrasi, pengamanan peralatan milik korban, hingga proses pemulangan jenazah ke negara asal," tambah Christian.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengelola lokasi wisata di Manggarai Barat agar segera melakukan pemeriksaan berkala terhadap seluruh akomodasi guna menjamin keselamatan visitor di masa mendatang. (I-2)
| Status Lokasi | Ditutup Total (Garis Polisi Terpasang) |
| Ketinggian Jatuh | ± 10 Meter ke Dasar Sungai Berbatu |
| Fokus Penyelidikan | Kondisi Teknis & SOP Pemeliharaan Pengelola |
| Fasilitas Medis | RS Pratama Komodo |
English (US) ·
Indonesian (ID) ·