Polisi menangkap lima orang terduga pelaku pengeroyokan terhadap 3 orang di Abiansemal, Badung, Bali lantaran menolak memberikan ayam. Kelima orang pelaku tersebut sedang ditahan di Polsek Abiansemal untuk menjalani pemeriksaan.
“Polsek sudah menetapkan 5 tersangka nan diduga sebagai pelaku dalam kejadian tersebut, seluruhnya laki-laki dewasa,” kata Pejabat Sementara (PS) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Kamis (20/8).
Dalam pemeriksaan tersebut, polisi mendalami peran masing-masing pelaku dan motif dalam melakukan pengeroyokan.
Diketahui sebelumnya, tiga orang laki-laki berinisial INP (45), INPA (28), dan PAS (29) dikeroyok oleh orang tidak dikenal di area parkir kandang ayam boiler, Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kabupaten Badung, pada Selasa (18/8) pukul 02.00 WITA.
Kejadian bermulai saat salah satu korban mengendarai mobil pengangkut ayam. Sekelompok orang lantas memberhentikan mobil tersebut dan meminta ayam. Korban sempat menanyakan siapa nan menendang, tetapi lantas melanjutkan perjalanan ke kandang ayam lantaran tidak ada nan menjawab.
"Sesampainya di kandang ayam, sekiranya 15 menit kemudian datang banyak orang dan menanyakan kepada korban siapa nan lewat. Ketika korban menjawab bahwa dia nan lewat, kemudian korban langsung dikeroyok secara membabi buta," terang Ayu.
Dalam pengeroyokan itu, INP mengalami memar pada rahang kiri, leher kiri bagian belakang, dan dada akibat peristiwa itu. Sementara INPA mengalami sakit pada perut kanan bawah dan memar pada leher bagian kanan belakang. Kemudian, PAS mengalami memar dan luka pada bagain atas mata kanan.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·