Polisi Sita HP hingga Foto Keluarga Pemilik Brankas di Rumah Sentul

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi turut menyita peralatan bukti berupa ponsel hingga foto family nan diduga pemilik rumah di Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (8/7).

Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri Irjen Totok Suharyanto menyebut foto family tersebut disita lantaran diduga sebagai pemilik rumah dan peralatan nan ditemukan interogator di brankas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen-dokumen termasuk handphone, kemudian beberapa foto family nan diduga pemilik rumah dan pemilik peralatan dalam brankas," ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan dalam brankas nan terkunci dalam rumah itu interogator campuran menemukan total tujuh buah koper. Isinya, kata dia, berupa emas batangan seberat 74 kg hingga duit tunai dalam pelbagai corak pecahan.

"Kemudian 4.767.300 USD. Kemudian 14.083.800 SGD. Kemudian Rp100 juta. Estimasi total dalam rupiah senilai 476 miliar," tuturnya.

Kendati demikian, Totok belum mengungkapkan lebih jauh ihwal sosok pemilik rumah tersebut. Ia mengaku interogator tetap melakukan pendalaman.

"Itu tetap dalam proses pendalaman oleh penyidik," ujarnya.

Totok sebelumnya mengatakan penggeledahan ini mengenai penanganan tiga perkara. Kata dia, penanganan perkara ini dilakukan berbareng Polda Metro Jaya dengan sistem joint investigation.

"Penanganan perkara korupsi dan pencucian duit pada proses penanganan norma terhadap perkara PLN BB, kemudian Asabri tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI (anak perusahaan Krakatau Steel) tahun 2020-2025," ucap dia.

Secara total ada 12 letak nan digeledah oleh tim interogator campuran dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri.

Yakni PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat; PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara; PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat; rumah kerabat MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan; kafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan.

Kemudian Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, rumah kerabat TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan; Kantor/Grup DMG / CP, Kuningan, Jakarta Selatan; PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan; rumah kerabat DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan; rumah saudari MILDK, Apartement Pacific Place dan sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor.

Dari penggeledahan di kafe, polisi menemukan semua brankas dan menyita duit sekitar Rp60 miliar, rinciannya SGD 3.000.000, USD 889.965 dan Rp259.159.000. Saat ini, lantai 2 kafe tersebut telah disegel oleh interogator untuk kepentingan proses penyidikan.

Sementara itu, dalam penggeledahan di Koin Money Changer polisi menyita 71 item peralatan bukti dan 16 mata duit asing dengan total senilai Rp7,2 miliar. Di letak ini, polisi juga telah melakukan penyegelan.

(tfq/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional