Jakarta -
Pokdarkamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Subsektor Polsek Metro Penjaringan menghadiri agenda Sabuk Kamtibmas di Mapolsek Metro Penjaringan. Pokdarkamtibmas menyadari stabilitas keamanan wilayah memerlukan tanggung jawab kolektif antara abdi negara kepolisian dan warga.
"Menjaga keamanan dan ketertiban itu bukan hanya tugas polisi. Masyarakat punya peran lewat kepedulian terhadap lingkungan dan komunikasi nan terus dibangun," ujar personil Pokdarkamtibmas Subsektor Polsek Metro Penjaringan, Mustamin, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Mustamin, inisiatif ini menjadi sarana strategis untuk membuka pintu perbincangan secara berkala. Melalui hubungan nan intensif, potensi pergesekan maupun gangguan ketenteraman di tingkat akar rumput dapat dideteksi dan diredam sejak dini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agenda Sabuk Kamtibmas turut merangkul beragam komponen masyarakat. Selain Pokdarkamtibmas, aktivitas ini diikuti personil ormas FBR, BPPKB Banten, hingga organisasi ojek online (ojol).
Menurutnya, pelibatan lintas unsur ini mencerminkan kuatnya komitmen berbareng dalam mengawal kondusivitas kawasan. Tak sekadar forum pertukaran informasi, tindakan hormat sosial juga menjadi bagian dari agenda tersebut.
Warga nan datang menerima support lima kilogram beras serta akomodasi penggantian oli sepeda motor gratis-dua corak support nan dinilai Mustamin memberikan akibat positif secara riil. Ia pun menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus mendampingi petugas di lapangan.
"Kami dari Pokdarkamtibmas siap membantu dan bersama-sama dengan kepolisian menjaga ketertiban lingkungan. Semoga langkah seperti ini konsisten dijalankan," tegasnya.
Kegiatan Sabuk Kamtibmas merupakan bagian dari Program Jaga Jakarta melalui Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan, nan mendorong komunikasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. (dok Polri)
Melalui ikatan sinergis ini, Mustamin optimistis kesadaran penduduk dalam menjaga ketenangan area bakal semakin meningkat. Sikap proaktif tersebut sekaligus menguatkan penerapan Program Jaga Jakarta lewat pilar Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan.
Kegiatan Sabuk Kamtibmas merupakan bagian dari Program Jaga Jakarta melalui Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan, nan mendorong komunikasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra menjelaskan, Apel Sabuk Kamtibmas bermaksud memperkuat koordinasi keamanan di wilayah Penjaringan. Kegiatan Sabuk Kamtibmas juga sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan hubungan antara kepolisian dengan beragam organisasi di wilayah Penjaringan.
"Jadi, kami melaksanakan aktivitas Apel Sabhara Kamtibmas nan tujuannya adalah menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Polsek Metro Penjaringan. Kemudian setelah aktivitas tersebut, kami lanjutkan dengan hormat sosial nan kami berikan kepada rekan-rekan nan sudah turut membantu kami, ialah rekan-rekan dari ojek online dan juga rekan-rekan dari Kelompok Sadar Masyarakat Kamtibmas Penjaringan," jelas Agta.
Berdasarkan info Polsek Penjaringan, aktivitas berjudul 'Sabuk Kamtibmas' ini diikuti oleh 70 orang. Mereka terdiri dari 15 personil Pokdarkamtibmas, 18 personil Forum Betawi Rempug (FBR), 17 personil BPPKB Banten, dan 20 pengemudi ojek online (ojol).
Agta mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi nan beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
(jbr/mei)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·