Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) alias Perusahaan Listrik Negara melaporkan telah sukses memulihkan nyaris seluruh sistem kelistrikan di Pulau Flores akibat gempa bumi pada Sabtu (16/8/2026).
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan, sebanyak 88 persen pelanggaran nan terdampak di Flores sekarang sudah teraliri listrik kembali. Sementara sisanya tetap dalam perbaikan.
"88 persen dari pengguna juga sudah sukses kami nyalakan. Sisanya sekitar 11, sekian persen dari pengguna kami tetap melakukan perbaikan," ujar Darmawan melalui teleconference, Minggu (16/8) awal hari WIB.
Darmawan menjelaskan, percepatan pemulihan dilakukan oleh PT PLN (Persero) tepat setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi sekitar pukul 05.00 Wita. Bencana alam itu mengakibatkan sejumlah prasarana kelistrikan mengalami gangguan hingga memicu padamnya sejumlah pembangkit dan gardu induk.
Dalam info PLN, Darmawan menyampaikan bahwa 11 gardu induk di Flores sempat padam. Tapi sekarang semuanya telah sukses dinyalakan kembali.
Selain itu, kata Darmawan, sebanyak 58 penyulang alias 98,3 persen dari total 59 penyulang sekarang telah kembali beroperasi. Terutama di daerah-daerah nan terdampak adanya longsor di mana tiang listiknya ambruk.
"Saat ini kami sedang memperbaiki satu persatu sehingga diharapkan besok nyaris semua pengguna sudah bisa menyala kembali," kata dia.
Lebih jauh Darmawan menjelaskan bahwa PLN mengerahkan seluruh personel di lapangan untuk mempercepat proses pemulihan gempa bumi di Flores. Salah satunya dengan mengatasi gangguan listrik nan berakibat pada sistem telekomunikasi.
"Sistem telekomunikasi nan sempat terdampak lantaran sistem kelistikan nan sempat mengalami black out tadi pagi juga berangsur-angsur sudah menyala. Hampir semuanya sudah menyala lantaran BTS-nya sudah teraliri oleh listrik," pungkas Darmawan.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·