Pesta Persib Juara Memakan Korban: 2 Meninggal dan Puluhan Taman Rusak

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
 2 Meninggal dan Puluhan Taman Rusak Pesepak bola Persib Bandung Berguinho (tengah) berswafoto berbareng rekan dan official seusai menjuarai BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026). Persib Bandung sukses menjuarai kompetis(ANTARA FOTO/Novrian Arbi/agr)

EUFORIA kemenangan Persib Bandung di Kota Kembang menyebabkan dua orang meninggal bumi serta kerusakan masif pada akomodasi publik akibat seremoni nan tidak terkendali.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban jiwa. Berdasarkan info terbaru, jumlah korban meninggal bumi akibat kecelakaan lampau lintas nan dipicu konsumsi minuman keras (miras) bertambah menjadi dua orang.

“Semalam ditemukan lagi korban wafat nan kedua. Kecelakaan lampau lintas lantaran minuman keras lagi. Temuan di lapangan juga menunjukkan tingginya konsumsi miras selama perayaan. Petugas mendapati sampah botol miras hingga mencapai satu mobil pick up,” ujar Farhan di Bandung, Minggu (25/5).

Razia Miras Ilegal dan Penertiban Kota

Merespons temuan tersebut, Pemkot Bandung bakal berkoordinasi dengan abdi negara kepolisian untuk menggelar razia besar-besaran terhadap peredaran miras ilegal. Fokus utama penertiban adalah jalur pengedaran dan penjualan tanpa izin nan dinilai menjadi pemicu gangguan ketertiban selama pesta juara berlangsung.

Selain masalah miras, sektor kebersihan menjadi tantangan berat. Pemkot mencatat peningkatan volume sampah hingga 10 persen alias sekitar 50 ton dalam dua hari terakhir. Titik-titik keramaian dan jalur konvoi menjadi area dengan tumpukan sampah tertinggi.

Dampak Kerusakan Fasilitas Publik:

  • Korban Jiwa: 2 Orang (Kecelakaan akibat miras).
  • Volume Sampah: Tambahan 50 ton (Naik 10%).
  • Fasilitas Rusak: 35 titik taman kota.
  • Temuan Lapangan: 1 mobil pick up botol miras.

Instruksi Pembersihan 24 Jam

Farhan menginstruksikan seluruh jejeran ASN dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menuntaskan pembersihan kota dalam waktu 24 jam. Sejak Jumat malam hingga Minggu awal hari, petugas campuran telah bekerja ekstra untuk mengembalikan kegunaan estetika kota.

“Saya memantau langsung kondisi kota sejak pukul 02.00 hingga 06.00 pagi. Memang belum sepenuhnya normal, namun ini menjadi daya bagi kami untuk mempercepat pekerjaan. Euforia hanya boleh dirasakan sesaat, sekarang saatnya kembali melayani masyarakat,” tegasnya.

Terkait kerusakan 35 titik taman, Pemkot Bandung memastikan proses perbaikan tengah dilakukan secara bertahap. Farhan menegaskan bahwa meski kemenangan Persib adalah kebahagiaan besar, ketertiban dan keselamatan penduduk tetap menjadi prioritas utama nan tidak boleh dikompromikan di masa mendatang. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia