Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkapkan pesawat milik AMA nan dibakar KKB di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo sedang menjalankan misi kepercayaan dan kemanusiaan. Pesawat nan dibakar KKB itu dipiloti Nicholas F. Goselin, berkebangsaan Amerika Serikat.
Pesawat itu terbang dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa tujuh penumpang. Ketujuh penumpang pesawat AMA tujuan Balinggama itu adalah Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso.
Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan bagi penduduk setempat, pesawat tersebut bukan sekadar perangkat transportasi, melainkan juga digunakan untuk mendukung pelayanan kemanusiaan dan keagamaan di wilayah nan hanya dapat dijangkau melalui jalur Udara tersebut.
"Tidak kudu dari kami ya, masyarakat sendiri bisa menilai. Kalau satu-satunya sarana transportasi nan ada di letak tersebut membawa misi agama, misi kemanusiaan, misi penginjilan sampai dibakar, artinya pelaku ini sudah enggak mengenal Tuhan," kata Yusuf Kamis (2/7/2026).
Yusuf mengaku menyayangkan peristiwa tersebut. Menurut dia, masyarakat di Distrik Balingga sangat berjuntai pada transportasi udara lantaran belum tersedia akses jalan darat menuju wilayah itu.
Ia menjelaskan Bandara Perintis Balingga berada di ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut. Kondisi geografis nan berat membikin pesawat hanya dapat lepas landas maupun mendarat sebelum pukul 08.00 WIT lantaran setelah itu area biasanya diselimuti kabut.
"Belum ada jalan nan terbuka. Satu-satunya transportasi ke wilayah tersebut hanya melalui airport perintis di Balingga," ujarnya.
Selain itu, Yusuf mengingatkan tindakan kekerasan terhadap aktivitas keagamaan juga pernah terjadi di Yahukimo. Ia mencontohkan peristiwa pembunuhan nan terjadi saat misa malam Natal pada tahun lalu.
"Contohnya tahun lampau malam Natal di Yahukimo. Pada saat misa berjalan ada terjadi pembunuhan. Jadi pelaku-pelaku ini sudah tidak mengenal Tuhan," kata Yusuf.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·