Sosialisasi penggunaan dan verifikasi Meterai Elektronik digelar di Kantor Badan Karantina Indonesia, Jakarta.(Dok.Peruri)
PERUSAHAAN Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mendorong penggunaan meterai elektronik pada lingkungan Badan Karantina Indonesia (Barantin) sebagai bagian dari digitalisasi jasa publik dan peningkatan efisiensi proses administrasi.
Head of Digital Commercial PERURI Shitta Marsela dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (1/8), mengatakan mengatakan verifikasi Meterai Elektronik tidak hanya dilakukan untuk memastikan status meterai, tetapi juga keterikatannya dengan arsip asli. Perubahan terhadap arsip setelah pembubuhan meterai dapat teridentifikasi melalui proses tersebut.
Sosialisasi penggunaan dan verifikasi Meterai Elektronik digelar di Kantor Badan Karantina Indonesia, Jakarta. Kegiatan tersebut membahas penerapan meterai digital pada arsip elektronik serta kesempatan integrasinya dengan sistem jasa karantina.
Integrasi memungkinkan pengguna membubuhkan Meterai Elektronik langsung melalui aplikasi jasa tanpa beranjak ke platform lain. Mekanisme ini dapat diterapkan pada pengajuan, perpanjangan, dan registrasi akomodasi karantina secara daring.
Penerapan tersebut dinilai dapat mempercepat penyelesaian dokumen, mengurangi penggunaan kertas, serta menekan biaya dan waktu nan dibutuhkan dalam proses administrasi. Efisiensi ini menjadi krusial bagi masyarakat dan pelaku upaya nan menggunakan jasa karantina dalam kegiatanperdagangan dan pengedaran barang.
Meterai Elektronik merupakan tanda bukti pembayaran bea meterai atas arsip digital. Sistem tersebut dilengkapi fitur keamanan untuk memastikan keaslian meterai, menjaga integritas data, dan mengidentifikasi perubahan pada dokumen.
Peruri juga memperkenalkan aplikasi Meterai Desktop nan memungkinkan pembubuhan meterai melalui komputer tanpa mengunggah arsip ke platform lain. Meterai Elektronik turut tersedia melalui pemasok dan portal reseller resmi.
Perluasan penggunaannya diharapkan mendukung ekosistem jasa publik digital nan lebih terintegrasi sekaligus mengurangi halangan manajemen bagi masyarakat dan pelaku usaha. (Ant/E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·