Jakarta -
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan truk tangki nan terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan, Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, bukan armada operasional milik perusahaan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menjelaskan dalam penelusuran internal ditemukan bahwa kendaraan itu tidak terdaftar sebagai armada operasional Pertamina dan tidak tercatat melakukan aktivitas pelayanan di Terminal Pertamina.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak mengenai untuk memastikan info mengenai kendaraan tersebut. Proses penanganan dan penyelidikan sepenuhnya kami serahkan kepada pihak berwenang," kata Edi dalam keterangan resminya, Senin (3/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian kecelakaan lampau lintas nan menyantap korban jiwa tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita nan mendalam kepada family korban. Semoga korban nan menjalani perawatan segera pulih, dan family nan ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran," ujarnya.
Dalam catatan detik Kalimantan Selatan, kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat, melibatkan mobil pikap nan mengangkut mahasiswa sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua universitas dan sebuah truk tangki.
Kapolsek Mantewe AKP Kusnin menjelaskan kecelakaan bermulai dari mobil tangki nan dikendarai korban MI melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin. Kemudian mobil tangki lenyap kendali dan masuk ke jalur kanan.
"Di jalur itu ada pikap nan dikemudikan oleh karang taruna TMA dan ditumpangi enam mahasiswa KKN dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Nahdatul Ulama Kalsel," ujar Kusnin, Sabtu (1/8/2026) sore.
Kusnin mengungkapkan mobil tangki nan lenyap kendali kemudian menabrak pikap tersebut. Tiga korban nan duduk di depan sempat terhimpit sedangkan korban lain di belakang mengalami luka parah dan satu dinyatakan selamat dilarikan ke Rumah Sakit Marina Tanah Bumbu.
Usai dilakukan proses evakuasi, ketujuh korban dibawa ke Puskesmas Mantewe Tanah Bumbu. Sayang kejadian ini menelan tujuh korban jiwa nan si antaranya pengemudi mobil tangki, karang taruna, dan lima mahasiswa KKN. Para korban meninggal pun sekarang sudah didampingi oleh family dan pihak universitas.
(igo/fdl)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·