Pemain Persija Jakarta Fabio Colonege(dok.ILeague)
PERSIJA Jakarta dipastikan tidak lagi mempunyai kesempatan dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 setelah kekalahan dari Persib Bandung pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut juga memastikan Macan Kemayoran mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir.
Meski sasaran juara sudah tertutup, gelandang Persija, Fabio Calonego, menegaskan bahwa timnya tetap mempunyai motivasi tinggi untuk menutup musim dengan hasil terbaik. Ia menyebut dua pertandingan tersisa bakal menjadi kesempatan untuk menunjukkan karakter tim.
Fabio tidak menampik bahwa kekalahan dari Persib meninggalkan kekecewaan mendalam di ruang ganti. Namun, dia menekankan pentingnya respons sigap untuk bangkit, terutama bagi klub dengan tradisi besar seperti Persija.
Menurutnya, rasa kecewa justru menunjukkan besarnya kepedulian para pemain terhadap klub. Karena itu, hasil negatif kudu dijadikan bahan pertimbangan untuk memperbaiki performa ke depan.
“Rasa sakit itu wajar, lantaran hanya mereka nan betul-betul peduli nan bisa merasakannya. Namun klub besar tidak hanya dikenang dari trofi nan dimenangkan, tetapi juga dari gimana mereka bangkit setelah jatuh,” ujar Fabio.
Pemain asal Brasil itu juga menegaskan bahwa perjuangan Persija belum selesai meski kesempatan juara telah hilang. Ia menilai dua laga tersisa tetap krusial untuk menjaga kehormatan tim dan menutup musim dengan catatan positif.
Fabio pun membujuk seluruh pemain dan komponen tim untuk kembali konsentrasi serta menjaga mentalitas positif hingga akhir kompetisi.
“Tujuan besar klub sebenarnya tetap dekat. Dengan belajar dari kesalahan dan memperbaiki hal-hal nan sudah baik, kami bisa semakin mendekat ke level terbaik. Kami bakal tetap bekerja keras, tetap rendah hati, dan menghormati jersey Persija sampai akhir musim,” tegasnya.
Pada dua pertandingan penutup musim, Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi Persik Kediri pada 16 Mei 2026, sebelum menutup kejuaraan dengan laga melawan Semen Padang FC pada 23 Mei 2026. Kedua laga tersebut menjadi kesempatan terakhir Macan Kemayoran untuk mengakhiri musim dengan hasil maksimal. (MGN/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·