Pemain Persib Bandung Adam Alis(dok.Persib Bandung)
PERSAINGAN perebutan gelar Indonesia Super League 2025/2026 bakal ditentukan hingga pekan terakhir. Persib Bandung wajib waspada saat menjamu Persijap Jepara pada laga pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5).
Persijap datang dengan modal positif setelah menahan seri Borneo FC Samarinda tanpa gol pada laga sebelumnya. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Laskar Kalinyamat bisa memberikan perlawanan kepada tim papan atas.
Persijap sekarang menempati ranking ke-13 klasemen dengan koleksi 35 poin. Disiplin permainan serta organisasi tim menjadi kekuatan utama mereka sepanjang musim.
Saat menghadapi Borneo FC, lini pertahanan Persijap tampil solid. Penampilan kiper Muhammad Ardiansyah juga menjadi aspek krusial dalam menjaga gawang mereka tetap aman.
Selain memperkuat rapat, Persijap mempunyai ancaman melalui serangan kembali cepat. Kehadiran Carlos Franca dan Sudi Abdallah kerap menjadi pembeda dalam situasi tekanan.
Di sisi lain, Persib mendapat untung tampil di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Namun, tekanan dalam laga penentuan gelar juga berpotensi menjadi beban bagi Maung Bandung.
"Kami tahu pertandingan ini sangat krusial bagi perebutan gelar juara. Tapi konsentrasi kami tetap sama, ialah bermain dengan disiplin, menunjukkan karakter tim, dan memberikan perlawanan terbaik," kata pembimbing Persijap, Mario Lemos seperti dikutip dari laman resmi klub.
Persijap diperkirakan tampil tanpa tekanan pada laga penutup musim. Mereka membawa motivasi untuk kembali mencuri hasil positif sekaligus mengganggu langkah Persib dalam perebutan gelar juara. "Persijap datang tanpa tekanan, namun dengan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif," tegas Lemos. (Ndf/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·