Pesepak bola Persib Bandung Patricio Matricardi (kedua kanan) berselebrasi dengan rekan setim usai mencetak gol ke gawang PSIM Yogyakarta pada pertandingan lanjutan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat(Antara)
LANGKAH Persib Bandung meraih trofi tertinggi Super League 2025/2026 berpotensi mencapai garis akhir lebih sigap pada Minggu (17/5) malam. Skuad berjuluk Maung Bandung tersebut dijadwalkan melakoni laga tandang nan krusial ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan.
Saat ini, tensi persaingan di papan atas sedang membara, di mana Borneo FC Samarinda, menempel ketat sang pemuncak klasemen sebagai rival terkuat dalam perebutan takhta tertinggi musim ini. Walaupun kedua raksasa sepak bola tanah air tersebut sama-sama telah mengantongi total 75 poin, armada pangeran biru (julukan Persib) tetap berkuasa menduduki posisi puncak berkah kelebihan catatan head-to-head atas tim rival.
Melihat peta persaingan nan ada, sebuah skenario bagus terbuka lebar bagi Persib untuk mengamankan gelar juara pada pekan ke-33 ini. Kendati demikian, keajaiban tersebut hanya bisa terwujud jika dua syarat utama terpenuhi secara berbarengan di lapangan. Pertama, anak-anak asuh Bojan Hodak wajib mengamankan poin penuh dengan menumbangkan Juku Eja di kandangnya. Kedua, pada waktu nan bersamaan, Borneo FC kudu menelan kekalahan saat melawat ke markas Persijap Jepara.
Apabila momentum emas tersebut betul-betul tercipta, maka status juara sah menjadi milik Persib, sehingga bentrok pada pekan ke-34 kelak tidak bakal berpengaruh lagi bagi kedua tim. Andaikan pada laga pemungkas Persib terjungkal oleh Persijap, raihan tiga poin nan didapat Borneo FC saat menjamu Malut United tetap tidak bakal mengubah keadaan.
Aturan izin kelebihan head-to-head membikin Pesut Etam mustahil menggeser posisi Maung Bandung sekadar dengan mengandalkan perolehan nomor nan sama. Dengan demikian, satu-satunya kesempatan bagi tim asal Samarinda itu untuk mengkudeta takhta adalah dengan meletakkan angan besar agar Persib tersandung dalam dua pertandingan sisa mereka. Namun, atmosfer kewaspadaan tetap menyelimuti ruang tukar Persib Bandung.
Asisten pembimbing Persib Igor Tolic, menilai trofi kejuaraan kasta tertinggi ini tidak bakal bisa digenggam dengan mudah begitu saja pada minggu ini. Pria asal Kroasia itu memprediksi bahwa tensi tinggi perebutan takhta juara ini baru bakal menemui titik terang pada laga pamungkas nanti.
“Saya rasa ini tidak bakal diputuskan di sini (vs PSM). Saya pikir ini bakal menjadi pertarungan sampai pertandingan terakhir. Karena Persib adalah tim nan dahsyat dan di sisi lain (pesaing) di tahun ini juga merupakan tim nan hebat. Jadi, saya rasa ini bakal menjadi pertarungan sampai akhir,” terangnya.
Di kubu Borneo FC dengan tegas menyuarakan bahwa mereka tidak bakal menyerah begitu saja dalam pacuan menuju podium tertinggi. Borneo selama 32 pertandingan tetap selalu bersaing antara posisi ketiga dan satu. (AN/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·