Persib Diharapkan tak Terpeleset di Laga Penentuan Melawan Persijap

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Persib Diharapkan tak Terpeleset di Laga Penentuan Melawan Persijap Para pemain Persib Bandung.(Antara)

PEMAIN memperkuat Persib Bandung Julio Cesar meminta rekan-rekannya untuk menjaga konsentrasi menjelang laga penutup musim ini. Persib Bandung bakal menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/5) pukul 16.00 WIB.

Persib saat ini hanya memerlukan satu poin untuk menjadi juara musim ini, sekaligus nan ketiga kalinya secara beruntun. Dengan bermain di GBLA dan rekor tak terkalahkan nan tetap terjaga di kandang musim ini, kesempatan mendapatkan satu poin saja bakal mudah didapatkan Maung Bandung.

"Saya tahu semua Bobotoh sekarang mau menjadi juara, tapi kami kudu konsentrasi pada pertandingan. Kami kudu melewati pertandingan ini. Kami kudu konsentrasi sekarang untuk memenangkan pertandingan," kata bek asal Brasil itu, dikutip dari laman resmi Persib, Rabu (19/5).

Julio mengatakan perihal ini juga lantaran kualitas Persijap, nan menjadi salah satu dari tiga tim nan sukses mengalahkan Persib musim ini.

Di pertemuan pertama pada Agustus tahun lalu, Persib dikalahkan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini dengan skor 1-2.

"Sekarang ini adalah pertandingan terakhir. Kami kalah di sana (Jepara) dan kami kudu menang di rumah kita sendiri," kata Julio.

Dalam kesempatan nan sama, Julio juga mengatakan bakal selalu mengingat gol menit-menit akhir nan dicetaknya ke gawang PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada laga terakhir.

Gol ini memastikan langkah Persib untuk menjadi juara lebih mudah lantaran memenangkan laga dengan skor 2-1, dengan saat nan sama pesaing terkuat mereka Borneo FC ditahan seri Persijap 0-0.

"Perasaannya luar biasa di menit-menit terakhir, ketika saya mencetak gol berbareng rekan-rekan. Ini momen nan bagus bagi kami. Semuanya tentu menangis saat menit terakhir. Saya tentu saja bakal mengingat momen ini sepanjang hidup saya," kata bek 31 tahun itu.

Di kembali perjuangan spartan para pemain di lapangan, Julio juga mengungkapkan ada peran kapten tim, Marc Klok. Sebelum peluit pertama dibunyikan, Klok memberikan pidato motivasi (team talk) nan sukses membakar api semangat seluruh personil tim.

Menurut Julio, pidato Klok menyentuh sisi emosional tim lantaran mendedikasikan pertandingan untuk Bojan Hodak nan terpaksa tidakhadir akibat balasan akumulasi kartu kuning dan kudu pulang ke Kroasia menghadiri pemakaman ibunya.

"Sebelum memasuki pertandingan, Marc memberikan kata-kata nan hebat. Semua orang seperti terbakar (bersemangat). Kami berbincang tentang Bojan juga nan tidak berbareng kami. Kami bermain untuk dia. Semua orang memasuki pertandingan untuk memberikan seratus persen (penampilan)," ungkap dia. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia