Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Padang Panjang Perkuat Semangat Kebangsaan

Sedang Trending 7 jam yang lalu
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemko Padang Panjang Perkuat Semangat Kebangsaan Pemerintah Kota Padang Panjang memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 .(MI/Yose Hendra)

PEMERINTAH Kota Padang Panjang memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan menggelar upacara di laman Balai Kota, Senin (1/6). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Upacara dipimpin Wakil Wali Kota Allex Saputra dan diikuti unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Wita Desi Susanti, Ketua GOW Sri Hidayani Allex, Ketua DWP Trinanda, para asisten, staf ahli, kepala OPD, ASN, serta peserta lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wawako Allex membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia nan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Ia menyampaikan, tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi kekuatan pemersatu bangsa nan bisa menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah beragam tantangan global.

“Pancasila adalah bintang penuntun nan telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah bumi nan diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata gimana keberagaman nan terdiri atas ribuan pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujarnya.

Dalam petunjuk tersebut juga ditegaskan cita-cita mewujudkan Indonesia nan maju tidak cukup hanya ditopang pertumbuhan ekonomi dan perkembangan teknologi. Kemajuan bangsa kudu melangkah seiring dengan penguatan moral, karakter, dan nilai-nilai kemanusiaan nan terkandung dalam Pancasila.

Pemerintah Daerah juga diingatkan agar setiap kebijakan nan diambil selalu berpijak pada prinsip keadilan sosial, memberikan perlindungan kepada golongan masyarakat nan rentan, serta memastikan seluruh penduduk memperoleh kesempatan nan sama dalam pembangunan.

Selain itu, seluruh komponen bangsa diajak untuk terus menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, dan melawan segala corak intoleransi maupun radikalisme nan berpotensi mengganggu persatuan nasional.

“Pastikan setiap kebijakan publik nan lahir berdasarkan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan masyarakat, menjamin hak-hak warga, serta tidak membiarkan ada rakyat nan merasa ditinggalkan,” lanjutnya membacakan petunjuk BPIP. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia