loading...
Lensa f/1.4 dan teknologi AI ISP real-time membikin Samsung Galaxy S26 Ultra unggul telak dalam kondisi minim sinar dibanding S25 Ultra. Foto: Sindonews/Danang Arradian
JAKARTA - Nightography tetap jadi medan tempur bagi Samsung di 2026. Di atas kertas, Samsung Galaxy S26 Ultra bawa perubahan bentuk lensa nan tidak main-main untuk menumbangkan kekuasaan S25 Ultra di kondisi low-light.
Tapi, apa peningkatan terbesarnya? Jawabannya ada pada keahlian lensa menangkap sinar nan sekarang jauh lebih "rakus".
"Kamera S26 Ultra bukan lagi soal memoles gambar dengan software, tapi soal seberapa banyak sinar nan bisa ditelan oleh bentuk lensa f/1.4," ungkap Ilham Hendrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Indonesia.
Menurutnya, transisi dari f/1.7 ke f/1.4 adalah lompatan mekanis paling signifikan dalam dua tahun terakhir.
Perbandingan Spesifikasi Kamera Samsung S26 Ultra dan S25 Ultra
Meski keduanya mengusung resolusi sama. Detail di kembali sensornya berubah drastis. Berikut adalah rincian info perbandingannya:
• Resolusi Kamera Utama: Keduanya tetap memperkuat di nomor 200MP.
• Aperture (Bukaan Lensa) Wide: S25 Ultra menggunakan f/1.7, sementara S26 Ultra jauh lebih lebar di f/1.4.
• Peningkatan Cahaya: S26 Ultra mencatatkan kenaikan asupan sinar hingga 47% lebih banyak dibanding S25 Ultra.
• AI ISP Kamera Depan: Pada S25 Ultra tetap terbatas, sedangkan di S26 Ultra sudah aktif penuh untuk video call dan selfie malam.
• Fitur Horizontal Lock: Tidak tersedia di S25 Ultra, namun menjadi fitur standar di S26 Ultra untuk stabilitas video.
• Samsung LOG: S25 Ultra belum mempunyai preset, sementara S26 Ultra sudah dilengkapi 4 LUT sinematik siap pakai.
Keunggulan Lensa f/1.4 untuk Fotografi Low-Light

Ilham Hendrawan menyebut, nomor f/1.4 sekadar gimmick. Secara teknis, bukaan nan lebih lebar memungkinkan sensor menangkap perincian di area nan sangat gelap tanpa kudu memaksa ISO naik terlalu tinggi.
Mengapa Bukaan Lensa Lebih Besar Itu Penting?
“Di kondisi restoran remang-remang alias jalanan malam, lensa f/1.4 pada Galaxy S26 Ultra menghasilkan foto nan lebih terang secara natural,” ujar Ilham.
Hasilnya, noise alias bintik pada gambar menjadi lebih minimal dibandingkan S25 Ultra. Selain itu, secara fisik, aperture lebar menghasilkan pengaruh bokeh (latar belakang buram) nan lebih dalam dan alami pada foto portrait malam hari, tanpa perlu support pengaruh digital nan sering kali terlihat tidak rapi.
Revolusi Video Malam dengan AI ISP Real-Time

Samsung juga melakukan lompatan besar pada langkah ponsel memproses video. Di S25 Ultra, proses Nightography Video bekerja melalui pengolahan setelah rekaman diambil. Namun, di S26 Ultra, AI ISP (Image Signal Processor) bekerja secara real-time saat tombol rekaman ditekan.
Fitur Horizontal Lock dan Perekaman Konser
Salah satu hambatan merekam di kegelapan adalah getaran tangan nan lebih terlihat. S26 Ultra memperkenalkan Horizontal Lock.
Fitur ini memastikan garis horizon video tetap lurus meski ponsel terguncang hebat, sangat cocok untuk merekam konser alias aktivitas otomotif malam hari tanpa perlu membawa gimbal tambahan.
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·