Penyelidikan UNIFIL: Penjaga Perdamaian Indonesia Tewas Akibat Tembakan Tank Israel

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

 Penjaga Perdamaian Indonesia Tewas Akibat Tembakan Tank Israel

Ilustrasi.

JAKARTA – Hasil penyelidikan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) menyimpulkan bahwa proyektil nan menewaskan seorang penjaga perdamaian PBB asal Indonesia di Lebanon bulan lampau ditembakkan oleh tank militer Israel.

Berdasarkan kajian letak tumbukan dan pecahan nan ditemukan di posisi tersebut, peluru nan menewaskan penjaga perdamaian adalah proyektil persenjataan utama tank 120 mm nan ditembakkan oleh tank Merkava Israel dari timur, ke arah Ett Taibe, demikian diumumkan UNIFIL dalam pernyataannya pada Selasa (8/4/2026).

UNIFIL mencatat bahwa mereka telah memberikan koordinat semua posisi dan fasilitasnya kepada militer Israel pada 6 Maret dan sekali lagi pada 22 Maret, beberapa minggu sebelum kejadian tersebut, dalam upaya untuk mengurangi akibat terhadap personelnya.

Insiden nan terjadi pada malam 29 Maret menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia, Praka Farizal Romadhon. Sebuah proyektil menghantam posisi UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr pada malam itu, menewaskan almarhum dan menyebabkan seorang penjaga perdamaian lainnya mengalami luka kritis.

Saat itu UNIFIL mengatakan asal-usul proyektil tersebut tidak diketahui dan meluncurkan penyelidikan.

Dalam pernyataan awalnya, UNIFIL menegaskan bahwa serangan nan disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap norma humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 nan mengakhiri Perang Lebanon 2006, serta dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com