Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Bisa Lewat Udara

Sedang Trending 39 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa pencarian melalui udara rombongan wartawan nan lenyap kontak di Selat Banten belum dapat dilakukan lantaran cuaca kurang mendukung.

"Tim SAR Banten sampaikan bahwa kondisi hari ini belum memungkinkan untuk menggunakan akomodasi dari udara, namun sudah dicoba menggunakan drone," ujar Andra di Pandeglang, Banten, Rabu (9/9) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andra juga menyebut bahwa proses pencarian terkendala angin kencang sehingga proses pencarian bakal dimaksimalkan di pagi hari.

"Sehingga dalam analisa alias pertimbangan nan dilakukan oleh tim SAR selama dua hari ini, proses pencarian ini bakal dimaksimalkan pada pagi hari lantaran memerlukan waktu untuk sampai ke letak dan bisa memaksimalkan waktu," jelasnya.

Sebelumnya, Desi, istri dari pewarta foto ANTARA M. Bagus Khoirunnas nan merupakan salah satu korban, meminta kepada Gubernur Banten Andra Soni untuk adanya pencarian melalui udara.

"Saya juga memohon untuk pencarian udara itu dilakukan, pak, saya minta dilakukan," kata Desi.

Pewarta foto ANTARA M. Bagus Khoirunnas merupakan satu dari lima wartawan nan menjadi bagian dari rombongan ini. Empat wartawan lainnya adalah Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (pewarta lepas/freelance).

Kelima wartawan beserta tiga awak kapal lenyap kontak sejak Senin (7/9) sore di perairan Selat Sunda. Mereka dilaporkan sedang dalam perjalanan menggunakan speedboat untuk meliput Gunung Anak Krakatau.

Sejumlah upaya telah dilakukan dalam proses pencarian rombongan tersebut. Salah satunya adalah pengiriman tiga kapal perang oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk membantu penyisiran.

(mou/fra)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional