Pemkot Pekalongan Intensifkan Deteksi Dini Tuberkulosis, Kusta, hingga HIV

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Pemkot Pekalongan Intensifkan Deteksi Dini Tuberkulosis, Kusta, hingga HIV Ilustrasi(Dok Istimewa)

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, terus memperkuat upaya pengendalian penyakit menular melalui strategi case finding alias penemuan kasus secara aktif. Langkah ini difokuskan pada penemuan awal penyakit tuberkulosis (TBC), kusta, HIV, hingga filariasis langsung di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan, Puji Winarti, menjelaskan bahwa strategi ini melibatkan penelusuran kontak erat secara langsung. Begitu ditemukan satu penderita, petugas kesehatan bakal segera melakukan pencarian terhadap orang-orang di lingkungan sekitarnya.

"Setiap ada satu penderita, kami langsung melakukan pencarian kasus di sekitarnya. Jika ditemukan penduduk nan bergejala alias terindikasi, segera kami periksa dan andaikan positif langsung diobati," ujar Puji di Pekalongan, Jumat (3/7).

Kolaborasi Petugas dan Kader Kesehatan

Upaya penemuan awal ini tidak hanya dilakukan oleh tenaga medis, tetapi juga melibatkan peran aktif kader kesehatan di lapangan. Tujuannya adalah agar penderita dapat ditemukan sedini mungkin sehingga rantai penularan dapat segera diputus melalui penanganan medis nan tepat.

Puji menambahkan, penduduk nan terindikasi mempunyai indikasi bakal diarahkan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium. Jika hasil pemeriksaan menyatakan positif, pasien dipastikan bakal mendapatkan pengobatan sesuai standar kesehatan nan bertindak tanpa menunda waktu.

Langkah proaktif ini dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Kota Pekalongan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah wilayah dalam menekan nomor prevalensi penyakit menular sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara umum.

Imbauan Perilaku Hidup Bersih

Selain upaya dari pemerintah, partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini. Dinkes berambisi penduduk tidak ragu untuk melaporkan diri alias memeriksakan kesehatan jika merasakan indikasi penyakit tertentu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke puskesmas alias akomodasi pelayanan kesehatan terdekat andaikan mengalami indikasi penyakit," pungkas Puji.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia