Suasana di Pekanbaru.(MI/Rudi)
PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru bersiap melakukan transformasi transportasi publik dengan segera mengoperasikan bus listrik sebagai sarana pikulan umum massal. Kehadiran armada ramah lingkungan ini diproyeksikan bakal memperkuat jasa Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) nan sudah beraksi saat ini.
Sebagai tahap awal, terdapat dua bus listrik nan bakal menjalani uji coba dalam waktu dekat. Pengadaan dua bus ini merupakan corak support dari pemerintah pusat kepada Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan visi transportasi massal nan berkepanjangan dan ramah lingkungan (Go Green).
"Bus itu belum kita beli. Itu baru bakal kita uji coba untuk memandang apakah memang cocok untuk Kota Pekanbaru menuju Go Green," ujar Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Jumat (15/5).
Pembenahan Layanan dan Ketepatan Waktu
Agung menjelaskan bahwa penambahan akomodasi bus listrik ini bakal dibarengi dengan perbaikan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemko Pekanbaru tengah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap manajemen jasa Bus TMP agar lebih efektif dan efisien.
Salah satu konsentrasi utama dalam pembenahan ini adalah mengatasi masalah waktu tunggu (headway). Wali kota mengakui bahwa saat ini waktu tunggu bus TMP dari satu halte ke halte lain masih tergolong lama, ialah di atas 30 menit.
Fokus Evaluasi Layanan TMP:
- Pengurangan waktu tunggu penumpang di halte.
- Peningkatan ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan.
- Transisi menuju kendaraan rendah emisi.
Transformasi Sistem Manajemen Profesional
Selain pembaruan armada, Pemko Pekanbaru juga berencana merombak sistem pengelolaan transportasi massal. Pengelolaan Bus TMP bakal diarahkan pada sistem nan lebih ahli agar rotasi bus dapat terpantau secara jelas dan terukur.
"Sistemnya kelak juga diganti menggunakan sistem nan profesional. Ketepatan waktu adalah perihal nan paling krusial dalam pertimbangan kami ke depan," pungkas Agung.
Dengan adanya uji coba bus listrik dan pembaruan sistem manajemen ini, diharapkan minat masyarakat Pekanbaru untuk beranjak ke transportasi umum bakal meningkat, sekaligus mengurangi beban polusi udara di Kota Bertuah. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·