Pemkab Majalengka Dukung BIJB Kertajati Jadi Bengkel Perawatan Pesawat

Sedang Trending 10 jam yang lalu
Pemkab Majalengka Dukung BIJB Kertajati Jadi Bengkel Perawatan Pesawat BIJB Kertajati.(Diskominfo Majalengka)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majalengka menyatakan support penuh terhadap rencana pengembangan akomodasi Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) alias bengkel perawatan pesawat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menilai langkah tersebut sangat strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas airport nan selama ini dinilai kurang optimal. Selain itu, kehadiran MRO diyakini bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di wilayah sekitarnya.

“Kami mendukung penuh terhadap rencana pengembangan akomodasi MRO di BIJB Kertajati. Ini adalah langkah strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas airport serta mendongkrak perekonomian di wilayah sekitarnya,” ujar Eman Suherman, Senin (1/6).

Tepis Isu Pangkalan Militer

Eman juga meminta seluruh pihak untuk menyikapi rencana pengembangan ini dengan optimisme. Ia mengimbau agar tidak muncul prasangka jelek alias rumor nan mengaitkan akomodasi komersial tersebut dengan rencana pengalihan kegunaan menjadi pangkalan militer.

"Kita berpikir positif saja. MRO itu kan maintenance, bengkel pesawat. Kalau bengkel pesawatnya ada di Majalengka, saya percaya penerbangan komersialnya juga pasti bakal ikut jalan. Jadi dari segi bisnis, ini bakal membikin Majalengka menjadi ramai,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Majalengka mendukung MRO murni sebagai bagian dari pengembangan ekosistem upaya penerbangan nan bakal membawa akibat domino bagi ekonomi lokal. Namun, dia secara tegas menyatakan tidak sepakat jika airport kebanggaan penduduk Jawa Barat tersebut dialihfungsikan menjadi pangkalan militer.

Harapan Baru untuk BIJB Kertajati

Menggambarkan kondisi BIJB Kertajati saat ini, Eman mengibaratkannya seperti kondisi "mati tidak, hidup pun tidak". Padahal, masyarakat Majalengka sudah lama menantikan momentum kembalinya keramaian aktivitas penerbangan komersial di langit Majalengka.

"Masyarakat kita sudah jengkel menunggu. Orang lain di wilayah lain sudah jenuh memandang pesawat lewat, sedangkan kita di sini justru 'kesal' lantaran terus-menerus menunggu kapan pesawat bakal ramai datang. Oleh lantaran itu, kehadiran MRO ini menjadi angan baru nan kudu kita dukung bersama," tegas Eman.

Dengan adanya aktivitas MRO, diharapkan beragam sektor industri pendukung, pelaku UMKM, hingga penyerapan tenaga kerja lokal di sekitar area airport dapat tumbuh pesat. Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk menyudahi masa "mati suri" BIJB Kertajati dan membawa kesejahteraan bagi penduduk dan sekitarnya. (UL/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia