Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf memastikan setiap potensi penyesuaian biaya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tidak bakal dibebankan kepada jemaah.
"Sejak awal Presiden Prabowo Subianto telah memberikan pengarahan tegas bahwa apapun nan terjadi, jika ada penambahan biaya, tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji. Pemerintah memastikan komitmen ini dijalankan secara konsisten," kata Irfan dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4).
Ia menjelaskan dinamika dunia turut berakibat pada aspek operasional penyelenggaraan haji, termasuk permintaan penyesuaian nilai penerbangan oleh maskapai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 30 Maret lalu, Garuda Indonesia mengusulkan perubahan harga, disusul Saudi Airlines pada 31 Maret.
Namun, pemerintah memastikan perubahan tersebut tidak bakal memengaruhi biaya nan ditanggung jemaah.
"Kami pastikan, perubahan nilai tidak bakal dibebankan kepada jemaah. Negara datang untuk melindungi jemaah," ujarnya.
Ia juga menekankan dalam kondisi apapun, aspek keamanan dan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Di sisi lain, menurutnya, situasi dunia nan mulai membaik turut memberikan optimisme terhadap kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini.
"Alhamdulillah, ketegangan di Timur Tengah mulai menurun. Ini menjadi aspek krusial dalam mendukung kelancaran ibadah haji," ujarnya.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak sebelumnya menyebut pemerintah lewat APBN bakal menanggung sekitar Rp1,77 triliun menanggulangi kenaikan biaya haji akibat kenaikan nilai avtur.
"Jadi kira-kira jika ditotal itu Rp1,77 triliun. Jadi jika ditotal antara kenaikan semuanya itu, totalnya kudu tanggung APBN sekitar Rp1,77 triliun. Kita kelak lihat kalkulasi ulangnya," kata Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4).
Namun, Dahnil menyebut perihal sistem rincinya bakal dihitung lebih rinci lagi ke depannya.
Ia mengakui kenaikan nilai avtur membikin maskapai penerbangan mengusulkan pos kenaikan biaya bagi jemaah haji.
(yoa/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·