Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan saat ini pembangunan jalan utama di IKN telah rampung 100 persen.
Pembangunan jalan utama masuk dalam pembangunan pada tahap pertama alias batch 1. Sementara itu, pembangunan tahap kedua alias batch 2 tahun plural 2025-2027 gedung perkantoran legislatif dan yudikatif.
“Batch 1 tahun 2025 nan telah selesai 100 persen, batch 1 merupakan untuk jalan-jalan utama. Batch 2 dengan skema plural tahun 2025-2027 untuk pembangunan ekosistem gedung dan pembangunan perkantoran legislatif dan yudikatif,” kata Basuki di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/7).
Basuki menjelaskan, area yudikatif bakal meliputi gedung Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial dan area huniannya.
Kemudian untuk area legislatif nantinya bakal dibangun gedung DPR, MPR, DPD, ruang sidang paripurna juga dengan kediaman untuk para penunggu area tersebut.
Dalam kesempatan nan sama Basuki juga menjelaskan persiapan IKN untuk menjadi ibu kota politik pada 2028 sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.
Basuki menjelaskan OIKN terus menyiapkan beragam perihal termasuk infrastruktur, dia menyebut area perkantoran legislatif dan yudikatif nan dibangun pada tahun plural 2025 hingga 2027 sekarang progresnya telah mencapai 15 persen.
“Akan kita tenderkan minggu ini untuk nan huniannya (legislatif dan yudikatif), nan sudah dikerjakan kan perkantoran dan kawasannya, ini tinggal kita untuk huniannya, ya. Kemudian untuk apa regulasi-regulasinya juga sudah kita siapkan,” jelasnya.
Kemudian untuk transportasi umum, Basuki menyebut saat ini di IKN baru tersedia transportasi umum berupa bus. “Kita baru tetap pakai bus saja, bus listrik aja. Kalau LRT sekarang belum,” ujarnya.
OIKN mengelola sebanyak 40 paket pekerjaan bentuk dari APBN, 9 di antaranya telah rampung pada 2025, 15 paket dalam tahap bangunan dan 16 paket memasuki masa persiapan lelang.
Sejumlah proyek nan tengah dibangun adalah area legislatif dan yudikatif, jaringan jalan, embung nan ditargetkan rampung tahun ini, kolam retensi hingga jaringan perpipaan air minum.
Selain OIKN, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga mengelola sebanyak 90 paket pekerjaan fisik. Rinciannya 78 paket rampung dan 12 paket dalam tahap bangunan meliputi Jalan Tol IKN plagiatisme Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek, dan sejumlah jalan pendukung.
Kemudian paket pembangunan nan dikelola oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman adalah sebanyak 12 paket nan 11 di antaranya telah selesai. Satu paket nan tengah dalam proses bangunan adalah pembangunan rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·