Pelatih Spanyol Akui Irak Beri Kejutan

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Pelatih Spanyol Akui Irak Beri Kejutan Para pemain timnas Spanyol(AFP)

PELATIH Spanyol Luis de la Fuente mengaku terkesan dengan penampilan Irak setelah timnya hanya bisa bermain seri 1-1 dalam laga uji coba terakhir di kandang menjelang Piala Dunia 2026. Menurutnya, Irak tampil jauh lebih merepotkan daripada nan diperkirakan dan bisa membikin La Roja kesulitan terutama pada babak pertama.

Pada laga uji coba di Stadion Riazor, La Coruna, Jumat (5/6) awal hari WIB, Spanyol kandas menutup rangkaian persiapan di depan publik sendiri dengan kemenangan. Meski mendominasi penguasaan bola, juara Eropa itu kudu puas berbagi nomor dengan wakil Asia tersebut.

De la Fuente menilai Irak menunjukkan kualitas permainan nan membikin anak asuhnya bekerja keras sepanjang pertandingan. "Mereka memberi kejutan nan sangat positif. Pada babak pertama kami kesulitan menghentikan progres permainan mereka. Setiap pertandingan memang sulit, tetapi mereka menunjukkan ritme, intensitas, dan kombinasi permainan nan bagus. Mereka tim nan menarik dengan daya besar. Mereka menekan kami dan membikin situasi menjadi rumit," kata De la Fuente.

Meski hasilnya kurang memuaskan, pembimbing berumur 64 tahun itu menegaskan pertandingan tersebut lebih difokuskan untuk mengukur kondisi bentuk pemain daripada mengejar hasil akhir. Dia juga memanfaatkan laga tersebut untuk memberi kesempatan bermain kepada sejumlah pemain pelapis.

"Kami menginginkan pertandingan nan mempunyai komponen bentuk nan kuat agar para pemain bisa beradaptasi. Hari ini lebih soal merasakan kondisi tim dan memberi kesempatan kepada pemain lain. Tidak ada pemain nan cedera, itu nan terpenting. Sekarang kami memasuki fase baru dengan intensitas nan lebih tinggi," katanya.

Spanyol sebenarnya tampil menjanjikan pada awal laga meski menurunkan susunan pemain nan tidak lengkap. Sejumlah pilar utama seperti Lamine Yamal, Nico Williams, dan Rodri sengaja diistirahatkan.

La Roja membuka kelebihan pada menit ke-16 melalui Ferran Torres. Penyerang Barcelona itu menuntaskan serangan kembali sigap dengan penyelesaian tenang nan tak bisa dihentikan kiper Irak Ahmed Basil.

Torres nyaris menggandakan kelebihan beberapa menit kemudian, tetapi sepakannya hanya membentur mistar gawang. Saat Spanyol terlihat mengendalikan pertandingan, Irak justru bisa mencuri gol balasan. Merchas Doski melepaskan tembakan jeli dari perspektif sempit di sisi kiri kotak penalti nan mengejutkan kiper Joan Garcia dan mengubah skor menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menurun seiring banyaknya pergantian pemain dari kedua tim. Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola, namun kesulitan membongkar pertahanan disiplin Irak nan tampil rapat dan terorganisasi.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Hasil seri itu menjadi catatan nan perlu diperbaiki Spanyol sebelum menjalani laga pemanasan terakhir melawan Peru.

Meski kandas menang, hasil tersebut tidak terlalu mengkhawatirkan bagi Spanyol mengingat pertandingan lebih difokuskan untuk proses pematangan tim menuju Piala Dunia. Sebaliknya, Irak membawa kepercayaan diri tinggi setelah bisa menahan salah satu favorit juara bumi (Dhk/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑