Pelaku Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bekasi Buron

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Polisi tetap memburu HSLT, laki-laki nan diduga menganiaya kekasihnya, TS, di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Di sisi lain, seorang laki-laki nan diduga membantu tindakan penganiayaan tersebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra mengatakan, interogator saat ini tetap memprioritaskan pengejaran terhadap pelaku utama.

“Pelaku utamanya tetap kita kejar. Semoga segera terungkap,” kata Jerico saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

Jerico menjelaskan, laki-laki nan telah diamankan bukan merupakan pelaku utama. Ia merupakan tenaga kerja HSLT nan diduga turut membantu dalam peristiwa penganiayaan tersebut.

“Dia karyawannya si S, kemudian dia membantu,” ujarnya.

Meski demikian, Jerico belum memerinci peran laki-laki tersebut. Menurut dia, interogator tetap menunggu penangkapan HSLT untuk mengungkap secara utuh keterlibatan masing-masing pihak.

“Iya. Jadi tetap kudu si S dulu ketangkap,” katanya.

Hubungan Asmara

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kasus tersebut sekarang ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Bekasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban berinisial TS menjalin hubungan dengan HSLT sejak April 2025 dan kemudian tinggal berbareng di wilayah Cikarang Selatan.

Perselisihan terjadi pada 29 Juni 2026. Setelah itu, korban diduga mengalami kekerasan secara berulang hingga 8 Juli 2026 nan mengakibatkan luka lebam pada wajah dan tangan.

Saat pelaku meninggalkan tempat tinggal, korban memanfaatkan kesempatan tersebut untuk keluar melalui jendela. Korban kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polres Metro Bekasi.

“Perkara ini tetap ditangani Polres Metro Bekasi dan petugas tetap melakukan pencarian terhadap terlapor,” kata Budi.

Sempat Viral Dugaan Penyekapan

Seorang wanita asal Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, dianiaya oleh kekasihnya. Kasus ini sedang diselidiki Polres Metro Bekasi.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar video di media sosial nan memperlihatkan kondisi korban dengan luka di sejumlah bagian tubuh. Polisi tetap mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan penyekapan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra membenarkan proses penyelidikan sedang berlangsung.

"Sudah (monitor), kami lagi proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” kata Jerico saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).

Dalam video nan beredar, korban tampak menangis dengan kondisi babak belur. Terlihat jejak lebam berwarna kebiruan di tangan dan kaki korban, sementara wajahnya juga mengalami luka.

Saat ditanya mengenai dugaan korban sempat disekap, Jerico mengatakan interogator tetap mendalami info tersebut. Hingga sekarang pihaknya tetap mengumpulkan keterangan para saksi untuk mengungkap secara utuh dugaan penganiayaan tersebut.

"Hubungan antara keduanya adalah pacaran, sedang kami dalami mengenai penyekapannya,” ujarnya.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑