Ilustrasi.(Dok Istimewa)
KEBAKARAN dahsyat melanda kompleks Pelabuhan Kluwut di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Selasa (28/7) pagi. Insiden nan terjadi saat waktu subuh tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh gedung ludes dilalap si jago merah.
Bangunan nan terbakar terdiri dari penyimpanan peralatan kapal, garasi, hingga kios. Beruntung, kobaran api tidak merembet ke area tambat kapal, sehingga ratusan perahu nelayan nan berada di letak sukses selamat dari amukan api.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Brebes, Rudi Hartono, mengonfirmasi bahwa akibat kebakaran hanya terbatas pada gedung di pinggir pelabuhan. "Hanya gedung nan terbakar. Tidak ada kapal motor nan terdampak," ujar Rudi saat dihubungi pada Selasa (28/7) siang.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Bulakamba, Ajun Komisaris M Afandi, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 04.30 WIB. Seorang penduduk nan hendak menunaikan salat subuh di musala memandang kobaran api muncul dari bagian belakang penyimpanan milik Durakhman, 54.
"Setelah dicek berbareng pemilik gudang, rupanya api berasal dari penyimpanan peralatan kapal milik Tarlani," ungkap Afandi. Karena material gedung nan mudah terbakar, api dengan sigap menjalar ke gedung di sekitarnya, memicu kepanikan penduduk nan kemudian bergotong-royong mencoba memadamkan api dan menyelamatkan peralatan berharga.
Personel Polsek Bulakamba berbareng petugas Pemadam Kebakaran tiba di letak sekitar pukul 05.00. Dengan mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran, api akhirnya sukses dipadamkan secara total pada pukul 06.00.
Penyebab dan Kerugian
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian aktivitas pembakaran ikan di dekat lokasi. Sebelum kejadian, pemilik penyimpanan berjulukan Tarlani diketahui membakar ikan berbareng rekannya.
"Usai makan, jejak bakaran ikan tersebut ditinggal begitu saja dalam kondisi api nan belum padam sepenuhnya. Hal inilah nan memicu terjadinya kebakaran," jelas Afandi.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil akibat ludesnya tujuh gedung beserta isinya ditaksir mencapai Rp500 juta. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·