Pegawai Bea Cukai Lari Usai Diperiksa KPK

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pegawai Direktorat Jenderal Bea Cukai terlihat berlari meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (8/5/2026). Aksi itu dilakukan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.

KPK tengah mendalami kasus dugaan korupsi pada lembaga Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Pada hari ini, ada 4 orang dari pelbagai latar belakang nan dipanggil sebagai saksi.

“KPK menjadwalkan pemanggilan terhadap 4 saksi untuk pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi mengenai dengan bea dan cukai di DJBC,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Budi merinci, empat orang saksi dijadwalkan datang hari ini adalah HS, HTT dan HA. Ketiganya berlatar tenaga kerja swasta. Sedangkan AD adalah seorang PNS Bea Cukai.

“AD sudah memenuhi panggilan. Dia datang sekira pukul 10.07 WIB,” jawab Budi.

Kehadiran AD mematik perhatian awak media. Semula dia tidak mengaku saat dikonfirmasi perihal namanya. Hal itu terjadi pada siang hari, menjelang waktu salat Jumat.

“Bukan saya, bukan,” kata nan berkepentingan sembari melangkah dan menutupi wajahnya dengan map.

Sore hari, sosok nan sama kembali terlihat. Namun kali ini, bukan hanya menutupi wajah. Dia tiba-tiba ambil langkah seribu meninggalkan Gedung Merah Putih KPK tanpa menggubris panggilan awak media.

“Pak kenapa lari pak?,” tanya awak media sembari mengejar sosok laki-laki tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara KPK, Budi Prasestyo mengatakan, AD diperiksa interogator sebagai saksi mengenai pengetahuannya soal PT Blueray (PT BR).

“AD diperiksa lantaran diduga dapat aliran duit dari PT BR,” jawab Budi.

Tidak diketahui argumen AD berlari dengan sangat cepat. Padahal nan mau dipastikan oleh awak media, hanya melakukan konfirmasi, apakah betul dia adalah Ahmad Dedi.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita