PB POSSI Perkuat Regenerasi Instruktur Selam untuk SDM Berkualitas

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu langkah krusial dalam mengembangkan olahraga selam di Indonesia. Melalui Pendidikan Instruktur Selam POSSI-CMAS, Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) mendorong peningkatan kompetensi sekaligus regenerasi pembimbing selam nasional.

Ketua Umum PB POSSI, Makhruzi Rahman membuka Pendidikan Instruktur Selam POSSI-CMAS (Confédération Mondiale des Activités Subaquatiques) jenjang B2 (Two Star Instructor) dan B3 (Three Star Instructor), Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PB POSSI dalam mencetak pembimbing nan mempunyai keahlian teknis, disiplin, serta mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas penyelaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengembangan pembimbing dinilai mempunyai peran krusial dalam keberlanjutan olahraga selam nasional. Sebab, pembimbing tidak hanya bekerja menguasai keahlian teknis penyelaman, tetapi juga mempunyai tanggung jawab dalam mendidik dan membina para peselam secara profesional.

Makhruzi mengatakan, kualitas pembimbing menjadi salah satu aspek strategis dalam menentukan perkembangan olahraga selam Indonesia.

"Bagi POSSI, pengembangan sumber daya manusia, khususnya instruktur, adalah urat nadi dari kemajuan olahraga selam di Tanah Air. Tanpa pembimbing nan berkualitas, tangguh, dan disiplin, mustahil kita bisa mencetak peselam-peselam andal nan bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).

Dalam pendidikan pembimbing jenjang B2, dia berpesan kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, jenjang tersebut tidak hanya menjadi tahapan peningkatan keahlian menyelam, tetapi juga membentuk keahlian pedagogik untuk mendidik, membina, dan memastikan keselamatan peserta didik.

Ia juga menekankan pentingnya peserta menyerap pengetahuan dari para pembimbing senior, memperkuat kepemimpinan, serta menjaga disiplin selama menjalani pendidikan.

"Di bawah air, keselamatan adalah perihal nan tidak bisa ditawar. Karena itu, kompetensi, kedisiplinan, dan tanggung jawab kudu menjadi landasan setiap pembimbing dalam menjalankan tugasnya," tegasnya.

Sementara itu, bagi pembimbing nan telah menyelesaikan pendidikan jenjang B3, Makhruzi menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan mencapai tingkat Three Star Instructor merupakan hasil dari dedikasi, pengalaman, jam terbang, serta konsistensi dalam mengembangkan olahraga selam.

Pendidikan Instruktur Selam POSSI-CMAS jenjang B3 juga menjadi momentum krusial dalam proses regenerasi pembimbing selam nasional. Pendidikan pada jenjang tersebut terakhir kali dilaksanakan pada 1991, sehingga penyelenggaraannya kembali menjadi langkah untuk menyiapkan pembimbing nan mempunyai kompetensi dan pengalaman dalam membina peselam maupun calon pembimbing di masa mendatang.

Ia mengingatkan para pembimbing B3 untuk terus menjaga nama baik organisasi dengan menjunjung sportivitas, etika, dan profesionalisme POSSI. Selain itu, mereka juga didorong untuk mengikuti perkembangan pengetahuan pengetahuan dan teknologi penyelaman serta berkedudukan sebagai mentor bagi pembimbing muda dan calon peselam.

"Estafet kemajuan selam Indonesia sekarang turut bersandar di pundak Saudara. Teruslah berinovasi, beradaptasi, dan membina generasi penerus agar olahraga selam Indonesia mempunyai sumber daya manusia nan semakin kuat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Makhruzi turut menyampaikan apresiasi kepada Danpusdikhidros, Ketua Dewan Instruktur PB POSSI, para instruktur, panitia pelaksana, serta seluruh pihak nan mendukung penyelenggaraan pendidikan.

Ia berambisi kerjasama antara PB POSSI, Pusdik Hidros, dan para mitra strategis dapat terus terjaga dalam mendukung peningkatan kualitas olahraga selam Indonesia.

Melalui Pendidikan Instruktur Selam POSSI-CMAS, PB POSSI berambisi semakin banyak pembimbing berbobot nan bisa memperkuat ekosistem olahraga selam nasional serta melahirkan generasi peselam Indonesia nan kompeten dan berprestasi.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑