
Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Paulus Waterpauw (foto; dok ist)
JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Paulus Waterpauw menegaskan, pembangunan di Papua tidak boleh hanya berorientasi pada bentuk semata, melainkan kudu menempatkan manusia, khususnya orang original Papua, sebagai pusat pembangunan.
Keberhasilan pembangunan, menurutnya, tidak semata diukur dari besarnya investasi, pembangunan infrastruktur, maupun proyek nasional nan dijalankan, tetapi juga sejauh mana masyarakat Papua merasakan faedah nyata dalam kehidupan mereka.
Dalam konteks Proyek Strategi Nasional (PSN) ketahanan pangan dan daya nan tengah melangkah melalui pembukaan jutaan hektare area rimba alam di wilayah Asmat, Mappi, Merauke, dan Boven Digoel, Paulus menilai pendekatan perbincangan menjadi langkah nan sangat krusial demi keberlanjutan pembangunan.
Setiap persoalan, polemik, maupun halangan nan muncul dalam pembangunan, kata dia, kudu diselesaikan dengan duduk berbareng dan mencari solusi terbaik nan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.
Sebagai orang original Papua, Paulus percaya masyarakat Papua pada dasarnya dapat diajak berbincang secara baik. Komunikasi nan dilakukan dengan pendekatan manusiawi bakal membuka ruang pemahaman dan kepercayaan. Karena itu, dia mengingatkan agar pendekatan nan digunakan tidak mengedepankan pemaksaan ataupun keputusan sepihak tanpa melibatkan masyarakat nan terdampak langsung.
Purnawirawan jenderal polisi bintang tiga kelahiran Fakfak itu juga menyampaikan filosofi sederhana namun mendalam mengenai pentingnya komunikasi nan dilakukan berulang kali dengan penuh kesabaran, empati, dan penghormatan terhadap nilai-nilai sosial masyarakat.
"Jika satu kali berbincang belum berhasil, berbincang lagi. Jika dua kali belum berhasil, maka dilakukan ketiga kalinya. Dialog nan dilakukan terus-menerus dengan hati nan tulus pada akhirnya bakal menemukan titik temu," ujar Paulus, Sabtu (23/5/2026).
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·