Liputan6.com, Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi PAN, sekaligus Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu, membujuk seluruh pihak menjaga etika dalam kehidupan kerakyatan di tengah dinamika politik dan maraknya narasi di ruang publik.
Pasha menegaskan, perbedaan pandangan terhadap keahlian pemerintah merupakan perihal nan wajar dalam sistem demokrasi.
“Kami memahami bahwa tidak semua pihak mempunyai pandangan nan sama terhadap capaian keahlian pemerintah, termasuk keberhasilan Pak Zulkifli Hasan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan. Perbedaan sikap merupakan perihal nan wajar dalam sistem demokrasi,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Namun demikian, dia mengingatkan agar perbedaan tersebut disampaikan secara sehat, terbuka, dan bertanggung jawab. Menurutnya, kejuaraan politik semestinya dibangun di atas gagasan, program, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pasha juga mengingatkan agar tidak ada pihak nan menyebarkan narasi nan mengandung disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK). Praktik semacam itu dinilai dapat merusak kualitas kerakyatan sekaligus menyesatkan publik.
“Dalam kehidupan politik, prinsip ‘sepakat untuk tidak sepakat’ kudu tetap dijunjung tinggi, selama bermaksud menjaga keseimbangan kerakyatan dan pengawasan publik terhadap keahlian pemerintah,” kata Legislator PAN ini.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·