Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup melakukan pantauan udara mengenai situasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.
Terpantau, ada beberapa titik api nan tetap mengeluarkan asap pekat pada Kamis malam, 2 Juli 2026. Titik api berada di belakang area TPA, bukan hanya satu, tapi ada beberapa titik api.
Sisanya kebakaran pun terlihat gunungan sampah nan gosong hangus terbakar selama 3 hari.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) KLH, Rasio Ridho Sani mengungkapkan, pemantauan dilakukan menggunakan dua unit mobil stasiun pemantauan kualitas udara nan ditempatkan di sekitar letak kebakaran.
"Tadi kami memasang beberapa perangkat monitoring udara, kualitas udara, nan kita pasang di sini ada dua mobil ya pemantauan udara menunjukkan untuk kondisi nan sangat tidak sehat," ujar Rasio di TPA Jatiwaringin, Kamis (2/7/2026) sore.
Hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi particulate matter (PM2.5) mencapai nomor 1.000, jauh melampaui baku mutu udara nan semestinya sebesar 55. Sementara itu, kadar PM10 tercatat mencapai 750, alias sekitar sepuluh kali lipat di atas periode pemisah baku mutu sebesar 75.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·